Kompas.com - 29/09/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi alergi. SHUTTERSTOCKIlustrasi alergi.

KOMPAS.com - Kelopak mata bengkak terjadi ketika terdapat cairan yang terkumpul di jaringan di sekitar mata.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dengan gejala lain yang menyertainya.

Baca juga: 6 Penyebab Mata Bengkak saat Bangun Tidur

Penyebab

Mengutip WebMD, kelopak mata yang bengkak seringkali merupakan gejala dari kondisi medis lain, termasuk:

  • Alergi
  • Blepharitis, kelopak mata yang meradang
  • Konjungtivitis, mata merah
  • Herpes zoster
  • Kalazion, kelenjar minyak yang tersumbat di kelopak mata
  • Infeksi kelopak mata
  • Infeksi di sekitar rongga mata
  • Kondisi tiroid seperti penyakit Graves
  • Sinusitis

Gejala

Berdasarkan Healthgrades, pembengkakan kelopak mata dapat terjadi dengan gejala lain tergantung pada penyakit, kelainan atau kondisi yang mendasarinya, seperti:

Gejala umum

Pada dasarnya kelopak mata bengkak sangat terkait dengan masalah pada mata, seperti:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Pendarahan dari mata
  • Kelopak mata terkulai
  • Mata kering
  • Sakit mata
  • Ketidakmampuan untuk memutar bola mata
  • Peningkatan kepekaan terhadap cahaya
  • Peningkatan produksi air mata atau mata berair
  • Mata menonjol
  • Mata merah dan gatal
  • Luka kulit atau benjolan berisi nanah
  • Masalah penglihatan seperti penglihatan yang kabur

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Mata Bengkak Setelah Menangis

Gejala lainnya

Kelopak mata bengkak dapat disebabkan oleh masalah lain seperti sinusitis atau penyakit Graves.

  • Sulit berkonsentrasi
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah tinggi
  • Bersin dan hidung meler
  • Wajah bengkak dan terasa nyeri
  • Kecemasan
  • Lekas marah
  • Intoleransi panas
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Gondok

Gejala kronis

Dalam beberapa kasus, pembengkakan kelopak mata dapat menunjukkan kondisi serius atau mengancam jiwa yang harus segera dievaluasi dalam keadaan darurat.

  • Kehilangan penglihatan
  • Kelopak mata bengkak setelah trauma kepala
  • Tenggorokan seperti tercekat
  • Edema umum
  • Demam tinggi
  • Gatal di tenggorokan atau mulut
  • Leher kaku
  • Mata menonjol dengan kemerahan
  • Sakit kepala parah
  • Lidah bengkak
  • Kesulitan bernapas

Baca juga: 12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Akan lebih baik bagi Anda untuk segera menemui dokter jika mengalami salah satu atau beberapa dari gejala di atas, terutama saat gejala tidak membaik dalam waktu 24 jam.

Komplikasi

JIka tidak segera ditangani, kelopak mata yang bengkak dapat memburuk dan menyebabkan komplikasi seperti:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri kronis
  • Kehilangan penglihatan atau buta
  • Kehilangan mata dan orbit
  • Penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain, termasuk otak dan penyebaran melalui darah

Perawatan

Perawatan pada kondisi ini akan bergantung dengan penyebab dan tingkat keparahannya.

Merangkum Healthgrades dan WebMD, terdapat berbagai jenis perawatan kelopak mata bengkak, meliputi:

Perawatan medis

  • Perawatan alergi, termasuk suntikan dan resep obat alergi
  • Tetes mata antibiotik, antivirus, atau antiinflamasi
  • Penghapusan benda asing di mata atau kelopak mata
  • Insisi dan drainase bintitan, kalazion, atau abses
  • Obat dan terapi lainnya untuk mengobati kondisi mendasar yang menyebabkan pembengkakan

Baca juga: 6 Cara Mudah Jaga Kesehatan Mata

Perawatan rumahan

  • Cuci dan bilas kulit di sekitar kelopak mata
  • Oleskan kompres dingin, termasuk kantong teh dingin karena kafein dapat menyempitkan pembuluh darah kecil di mata dan kelopak mata
  • Istirahat dan tidur dengan kepala ditinggikan
  • Jangan memakai lensa kontak sampai pembengkakan kelopak mata hilang
  • Gunakan obat tetes mata agar mata tidak kering
  • Minum antihistamin atau obat alergi jenis lain

Pencegahan

Berdasarkan Healthgrades, berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya pembengkakan pada kelopak mata, antara lain:

  • Hindari kebiasaan menggosok mata terutama dengan tangan yang tidak bersih
  • Hindari alergen
  • Gunakan obat tetes mata tanpa pengawet
  • Jangan membagi produk riasan mata dengan orang lain
  • Pastikan kebersihan kelopak mata
  • Minum banyak air
  • Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.