Kompas.com - 09/10/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Kutil kelamin adalah pertumbuhan daging yang berkembang di sekitar alat kelamin atau anus.

Kondisi ini merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang umum terjadi.

Kutil kelamin disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV).

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (1): Gejalanya Kerap Tak Disadari

Tidak ada obat untuk infeksi ini, tetapi ada berbagai cara untuk menghilangkan kutil kelamin.

Sebagian besar metode mengharuskan seseorang untuk menemui penyedia layanan kesehatan.

Penyebab

Human papillomavirus (HPV) menyebabkan kutil kelamin. Ada lebih dari 40 jenis HPV yang mempengaruhi area genital.

Kutil kelamin hampir selalu menyebar melalui kontak seksual.

Kutil tidak selamanya harus terlihat untuk menyebarkan infeksi ke pasangan seksual.

Kebanyakan orang yang aktif secara seksual terinfeksi HPV genital pada suatu waktu.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terinfeksi meliputi:

  • Melakukan hubungan seks tanpa pengaman dengan banyak pasangan
  • Pernah mengalami infeksi menular seksual lainnya
  • Berhubungan seks dengan pasangan yang riwayat seksualnya tidak diketahui
  • Menjadi aktif secara seksual di usia muda
  • Memiliki sistem kekebalan yang terganggu, seperti HIV atau obat-obatan dari transplantasi organ

Gejala

Pada wanita, kutil kelamin dapat tumbuh di vulva, dinding vagina, area antara alat kelamin luar, anus, dan leher rahim.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (2): Bisa Sebesar Melon dan Jadi Kanker

Pada pria, kutil kelamin terjadi di ujung atau batang penis, skrotum, atau anus.

Kutil kelamin juga dapat berkembang di mulut atau tenggorokan setelah melakukan kontak seksual oral dengan orang yang terinfeksi.

Tanda dan gejala kutil kelamin antara lain:

  • Pembengkakan kecil, berwarna daging, coklat atau merah muda di area genital
  • Bentuk seperti kembang kol yang disebabkan oleh beberapa kutil yang berdekatan
  • Gatal atau ketidaknyamanan di area genital
  • Pendarahan saat berhubungan

Diagnosis

Kutil kelamin sering didiagnosis dengan melihat penampilan area genital saja.

Terkadang biopsi bisa diperlukan, seperti:

  • Tes pap
  • Tes HPV

Perawatan

Perawatan kutil kelamin yang dapat diterapkan langsung ke kulit meliputi:

  • Krim imiquimod 
  • Podofilin dan podofiloks
  • Asam trikloroasetat
  • Sinecatechin

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (3): Belum Ada Pengobatan Sempurna, tapi Vaksin Mahal

Jangan mencoba mengobati kutil kelamin dengan penghilang kutil yang dijual bebas.

Obat-obatan tersebut tidak dimaksudkan untuk digunakan di area genital.

Jika pengobatan di atas tidak manjur atau berada pada kondisi hamil, operasi dapat menjadi jalan tengah.

Operasi atau pembedahan yang biasa dilakukan antara lain:

  • Pembekuan dengan nitrogen cair (krioterapi)
  • Elektrokauter
  • Eksisi bedah
  • Perawatan laser

Temui dokter segera jika seseorang atau pasangannya mengalami benjolan serupa kutil di area genital.

Komplikasi

Komplikasi infeksi HPV yang menyebabkan kutil kelamin meliputi:

  • Kanker, terutama kanker serviks
  • Masalah selama kehamilan

Pencegahan

Orang yang aktif secara seksual dapat mengurangi risiko mengembangkan kutil kelamin dalam beberapa cara, seperti:

  • Menggunakan pengaman ketika berhubungan seks, seperti kondom
  • Mendapatkan vaksin HPV
  • Melakukan pemeriksaan IMS secara teratur, terutama sebelum berhubungan dengan pasangan baru.

Baca juga: Cara Menyembuhkan Kutil Kelamin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

4 Cara Mengatasi Obesitas secara Alami

Health
7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Kanker Darah Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

4 Cara Mencegah Obesitas, mulai dari Bayi sampai Dewasa

Health
6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

6 Warna Keputihan dan Artinya Bagi Kesehatan Anda

Health
Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Tips Menjaga Kesehatan Hati Penting Diketahui

Health
Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Health
Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Macam-macam Penyebab Penyakit Kanker yang Penting Diperhatikan

Health
13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

13 Kanker yang Disebabkan Obesitas

Health
Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Bolehkan Tidur Setelah Makan?

Health
Kanker Lidah

Kanker Lidah

Penyakit
Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Mengapa Kita Sering Merasa Lapar?

Health
4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

4 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Anda Tidur Nyenyak

Health
5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

5 Beda Cacar Air dan Flu Singapura yang Sekilas Gejalanya Mirip

Health
Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Makanan untuk Penderita Kanker Ovarium

Health
9 Penyebab Kanker Darah dan Cara Mencegahnya

9 Penyebab Kanker Darah dan Cara Mencegahnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.