Kompas.com - 20/10/2021, 07:00 WIB
Ilustrasi ulkus kornea Ilustrasi ulkus kornea

KOMPAS.com - Ulkus kornea terjadi ketika terdapat luka terbuka yang terbentuk pada kornea, yang umumnya disebabkan oleh infeksi.

Penyebab

Menurut Mayo Clinic, berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus kornea, yiatu:

Baca juga: Benarkah Membaca Sambil Tiduran Berbahaya untuk Mata?

Infeksi

  • Keratitis Acanthamoeba, infeksi yang dapat terjadi akibat pemakaian lensa kontak
  • Keratitis herpes simpleks, infeksi virus yang menyebabkan lesi atau luka pada lesi mata
  • Keratitis jamur, infeksi jamur yang berkembang setelah mengalami cedera pada kornea atau sistem kekebalan tubuh yang rendah

Penyebab lainnya

  • Mata kering
  • Cedera mata
  • Gangguan inflamasi
  • Memakai lensa kontak yang tidak steril
  • Kekurangan vitamin A

Faktor risiko

Mengutip WebMD, pada dasarnya risiko ulkus kornea akan semakin meningkat jika Anda menggunakan lensa kontak, karena:

  • Kemungkinan bakteri pada lensa atau larutan pembersih yang terperangkap di bawah lensa
  • Mengenakan lensa kontak dalam waktu yang lama
  • Penggunaan lensa kontak yang kadaluarsa

Gejala

Ulkus kornea terlihat seperti area abu-abu, putih, atau bintik pada kornea yang biasanya transparan.

Berikut adalah tanda atau gejala ulkus kornea yang perlu Anda ketahui menurut Healthline, antara lain:

Baca juga: 5 Cara Mudah Jaga Kesehatan Mata

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala infeksi

Anda harus mewaspadai gejala infeksi yang menjadi penyebab utama terjadinya ulkus kornea.

  • Mata gatal
  • Mata berair
  • Sensasi terbakar atau perih di mata
  • Mata merah

Gejala ulkus kornea

  • Radang mata
  • Sakit mata
  • Penglihatan kabur
  • Bintik putih di kornea
  • Kelopak mata bengkak
  • Mata bernanah
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Merasa seperti ada sesuatu atau benda asing di mata

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala di atas untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang lebih lanjut.

Diagnosis

Berdasarkan Healthline, seorang dokter dapat mendiagnosis ulkus kornea dengan:

  • Pemeriksaan mata secara menyeluruh
  • Tes fluorescein, mencari area yang rusak pada kornea
  • Pengambilan sampel ulkus untuk mendeteksi bakteri, jamur, atau virus

Baca juga: 14 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Mata

Perawatan

Perawatan yang diberikan akan bergantung dengan tingkat keparahan ulkus kornea.

Melansir WebMD, terdapat beberapa prosedur yang dapat dilakukan untuk mengatasi ulkus kornea, yaitu:

Obat-obatan

  • Obat tetes mata antibiotik, antivirus, atau antijamur
  • Obat tetes atau oral penghilang rasa sakit

Operasi

Kemungkinan Anda memerlukan transplantasi kornea. Prosedur ini dilakukan jika kondisi ulkus sudah parah dan tidak membaik dengan pemberian obat.

Perawatan rumah

Dokter mungkin juga akan merekomendasikan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk meredakan gejala ulkus kornea.

  • Kompres mata dengan handuk dingin
  • Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen atau ibuprofen

Pencegahan

Pada dasarnya, cara terbaik untuk mencegah ulkus kornea adalah dengan segera mencari pengobatan jika Anda mengalami cedera atau gejala infeksi mata.

Namun, dilansir dari Healtline, berikut beberapa tindakan pencegahan ulkus kornea yang dapat Anda lakukan, meliputi:

Baca juga: 5 Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Cara Mencegahnya

  • Menghindari tidur saat masih memakai lensa kontak
  • Menjaga kebersihan lensa kontak
  • Menjaga kebersihan mata
  • Cuci tangan sebelum menyentuh mata
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.