Kompas.com - 19/10/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Darah haid yang menggumpal merupakan keluhan umum yang terjadi pada wanita.

Gumpalan tersebut memiliki bentuk seperti gel dari darah yang dikeluarkan dari rahim selama menstruasi.

Namun, tidak menutup kemungkinan jika gumpalan darah haid menandakan adanya kondisi medis tertentu.

Baca juga: Keluar Gumpalan Darah saat Haid, Normal atau Tidak?

Tipe

Seperti yang sudah disebutkan, memiliki gumpalan darah saat menstruasi merupakan keluhan yang umum terjadi.

Namun, menurut Healthline, gumpalan darah dapat dibedakan menjadi 2 bagian untuk membantu Anda mendeteksi kondisi medis yang mungkin memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu:

Gumpalan normal

  • Ukuran gumpalan kecil
  • Hanya terjadi sesekali, terutama saat menjelang awal siklus menstruasi
  • Warna darah tampak cerah atau merah tua

Gumpalan abnormal

  • Berukuran lebih besar
  • Terjadi secara teratur selama menstruasi berlangsung
  • Mengalami menstruasi berat sehingga harus mengganti pembalut setiap 2 jam

Penyebab

Pada umumnya, darah haid dapat menggumpal akibat pendarahan menstruasi yang berat dan berlangsung lebih dari 7 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Verywell Health, bergantung pada usia dan riwayat kesehatan Anda, terdapat berbagai kondisi yang dapat meningkatkan volume aliran menstruasi dan menyebabkan gumpalan darah haid yang tidak normal, seperti:

Baca juga: 6 Warna Darah Haid dan Artinya Bagi Kesehatan Wanita

  • Keguguran
  • Fibroid rahim, pertumbuhan non-kanker di rahim yang umum terjadi dan dapat menyebabkan pendarahan hebat
  • Endometriosis, jaringan endometrium tumbuh di luar rahim
  • Adenomyosis, jaringan endometrium pada lapisan rahim mulai tumbuh ke dinding rahim dan seringkali membuat rahim menjadi lebih besar
  • Ketidakseimbangan hormon, menyebabkan pelepasan lapisan rahim yang tidak teratur sehingga menyebabkan pembekuan dan pendarahan hebat
  • Bekas luka caesar, pendarahan abnormal terkait dengan bekas luka dari operasi caesar
  • Kanker rahim atau leher rahim, menjadi sumber pembekuan darah yang potensial

Komplikasi

Mengutip Healthline, salah satu komplikasi utama dari darah haid yang menggumpal akibat menstruasi yang berat adalah anemia defisiensi besi.

Anemia ini merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika tidak ada cukup zat besi dalam darah untuk membuat sel darah merah yang sehat. Gejalanya meliputi:

  • Kelelahan
  • Lemah
  • Pucat
  • Sesak napas
  • Nyeri dada

Oleh karena itu, segera hubungi dokter Anda saat mengalami darah haid yang menggumpal, terutama jika disertai gejala di atas.

Diagnosis

Perlu diketahui bahwa gumpalan darah saat menstruasi bukanlah suatu kondisi medis. Namun kondisi ini dapat menjadi gejala dari kondisi lain yang mendasarinya.

Baca juga: Ganti Pembalut Idealnya Tiap Berapa Jam Saat Haid?

Melansir Verywell Health, berikut jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyebab terjadinya gumpalan darah, antara lain:

  • Tes darah, melihat fungsi tiroid dan memeriksa ketidakseimbangan hormon, anemia, atau masalah dengan cara pembekuan darah
  • Tes Pap, memeriksa sel dari serviks untuk mendeteksi penyebab perdarahan hebat dan gumpalan
  • Ultrasound, memantau aliran darah dan memeriksa masalah seperti fibroid atau endometriosis
  • Biopsi endometrium, evaluasi pada sampel jaringan lapisan rahim untuk mencari sel-sel abnormal
  • Sonohysterogram, memeriksa lapisan rahim
  • Histeroskopi, membantu mendiagnosis polip dan fibroid
  • Tes pencitraan seperti CT, MRI, dan Sinar-X untuk memeriksa rahim melalui gambar

Perawatan

Mengontrol perdarahan menstruasi yang berat adalah cara terbaik untuk mengatasi gumpalan darah haid.

Menurut Healthline, Anda dapat melakukannya dengan cara sebagai berikut:

  • Kontrasepsi hormonal dan obat-obatan lainnya
    Bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan lapisan rahim atau fibroid, mengurangi aliran darah menstruasi, dan membantu pembekuan darah.
  • Operasi
    Prosedur ini dilakukan jika didasari oleh kondisi yang kronis seperti pelebaran serviks, pengikisan lapisan rahim, atau pertumbuhan rahim yang tidak merespon pengobatan.

Baca juga: 4 Macam Gangguan Haid yang Tak Boleh Disepelekan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.