Kompas.com - 05/12/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi tinnitus Shutterstock/rumruayIlustrasi tinnitus

KOMPAS.com - Tinnitus merupakan kondisi ketika Anda mendengar suara mendesis, klik, atau siulan yang berdenging.

Tinnitus dapat terjadi sementara, kronis, dan persisten yang dapat menunjukkan kondisi medis serius.

Baca juga: Tinnitus: Gejala, Jenis, Penyebab, dan Cara Pencegahan

Penyebab

Pada dasarnya, tinnitus disebabkan oleh kerusakan dan hilangnya sel-sel rambut sensorik kecil di koklea telinga bagian dalam.

Menurut Medical News Today, kondisi ini dapat terjadi akibat:

Penyebab umum

  • Bertambahnya usia
  • Paparan suara yang terlalu keras dalam waktu lama
  • Memiliki gangguan pendengaran lainnya
  • Perubahan dalam cara otak memproses suara karena hilangnya sensori dari frekuensi suara tertentu
  • Penggunaan obat seperti aspirin, ibuprofen, antibiotik tertentu, dan diuretik dapat menyebabkan kerusakan pada telinga bagian dalam.

Penyebab lainnya

  • Cedera kepala dan leher
  • Infeksi telinga
  • Benda asing atau kotoran menyentuh gendang telinga
  • Gangguan sendi temporomandibular
  • Pengerasan tulang telinga tengah
  • Cedera otak traumatis
  • Penyakit kardiovaskular
  • Diabetes
  • Pertumbuhan abnormal di area telinga seperti tumor.

Baca juga: 5 Hal Penyebab Telinga Berdenging (Tinnitus)

Faktor risiko

Berdasarkan Medical News Today, berikut faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko tinnitus Anda, yaitu:

  • Paparan kebisingan dari pekerjaan, headphone, konser, bahan peledak, dan sebagainya
  • Merokok
  • Laki-laki lebih terpengaruh daripada perempuan
  • Menderita gangguan pendengaran lainnya
  • Usia tua karena lebih rentan.

Gejala

Berdasarkan Medical News Today, gejala tinnitus meliputi:

  • Suara internal pada telinga yang terputus-putus atau terus menerus, di satu atau kedua telinga dengan nada rendah atau tinggi
  • Suara dapat terdengar seperti siulan, kicau, klik, melengking, mendesis, menderu, berdengung, berdenyut, atau mendesing.

Diagnosis

Melansir Healthline, diagnosis tinnitus dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Diskusi mengenai gejala
  • Pemeriksaan telinga
  • Tes pendengaran
  • Pemindaian CT atau MRI untuk mendeteksi kelainan bentuk atau kerusakan pada telinga Anda.

Baca juga: Tinnitus Masuk dalam Daftar Gejala Covid-19, Kok Bisa?

Perawatan

Melansir Healthline, dokter akan mengobati kondisi medis yang mendasari terjadinya tinnitus Anda, seperti:

  • Menghilangkan kotoran telinga atau kelainan pembuluh darah
  • Mengganti resep obat jika penggunaan obat-obatan tertentu berkontribusi pada tinnitus Anda
  • Terapi obat untuk mengurangi suara yang terdengar di telinga
  • Penggunaan alat bantu dengar atau implan koklea untuk memulihkan pendengaran yang hilang
  • Perubahan gaya hidup untuk mengelola stres yang dapat memperburuk tinnitus.

Pencegahan

Anda dapat mencegah terjadinya tinnitus dengan cara sebagai berikut:

  • Lindungi telinga Anda dari suara keras
  • Perhatikan baik-baik tingkat volume televisi, radio, dan pemutar musik pribadi Anda
  • Hindari obat-obatan yang dapat menyebabkan gejala tinnitus
  • Menjadwalkan tes pendengaran secara teratur untuk segera mendeteksi masalah dengan struktur telinga bagian dalam dan tengah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.