Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/01/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Roseola adalah infeksi ringan yang umumnya menyerang anak-anak berusia 2 tahun. Dalam beberapa kasus, infeksi ini juga dapat menyerang orang dewasa.

Penyakit ini sangat umum hingga banyak anak terinfeksi roseola saat memasuki usia taman kanak-kanak.

Terdapat dua jenis virus herpes yang menyebabkan infeksi ini. Gejala yang timbul berupa demam selama beberapa hari yang diikuti dengan ruam.

Baca juga: Sering Terjadi Pada Anak-anak, Bisakah Orang Dewasa Terinfeksi Campak?

Tidak tergolong serius, roseola tidak pernah menunjukkan indikasi penyakit yang jelas.

Perawatannya meliputi istirahat di tempat tidur, mengonsumsi cairan dan obat-obatan untuk mengurangi demam.

Gejala

Jika anak menderita roseola, awalnya mereka mungkin akan menunjukkan:

  • suhu tinggi secara tiba-tiba
  • sakit tenggorokan, pilek, dan batuk
  • kehilangan selera makan
  • kelopak mata dan kelenjar leher bengkak
  • sakit perut atau diare
  • kejang akibat demam tinggi, segera hubungi dokter jika anak mengalami kejang demam.

Gejala ini dapat berlangsung 3 hingga 5 hari sebelum ruam muncul.

Ruam yang muncul:

  • terdiri dari bintik-bintik merah muda, bercak, atau benjolan
  • dimulai dari dada, perut, dan punggung sebelum menyebar ke wajah, leher, dan lengan
  • biasanya tidak gatal, tapi anak menunjukkan perilaku tidak nyaman
  • dapat memudar dan menghilang dalam 2 hari.

Penyebab

Roseola disebabkan oleh sejenis virus herpes yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut.

Baca juga: Anak Terkena Campak, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

Penyebaran terjadi saat seorang anak menghirup tetesan (droplet) yang mengandung virus dari orang yang terinfeksi melalui batuk, bersin, berbicara, atau tertawa.

Diagnosis

Sangat mungkin jika seorang anak terjangkit virus yang menyebabkan roseola tanpa menyadarinya. Demam dapat terjadi dengan berbagai alasan.

Jika anak mengalami demam tanpa ruam khas roseola, kondisi anak mungkin akan dikaitkan dengan penyakit lain.

Dokter mendiagnosis anak dengan roseola berdasarkan gejala yang muncul.

Perawatan

Gejala roseola biasanya hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar seminggu. Dokter mungkin akan memberikan asetaminofen atau ibuprofen untuk menurunkan demam.

Ruam tidak perlu diobati karena tidak menyebabkan gatal atau rasa sakit.

Namun, anak dengan sistem kekebalan tubuh lemah mungkin akan memerlukan obat antivirus.

Hubungi dokter jika anak mengalami:

  • kesulitan bernapas, batuk, atau tanda pneumonia lainnya
  • demam dengan suhu 38,9 derajat Celcius atau lebih tinggi selama lebih dari 24 jam tanpa gejala lain
  • kejang
  • ruam yang terasa gatal atau nyeri
  • mual, muntah, atau diare
  • tanda-tanda dehidrasi, seperti urin gelap dan kelelahan ekstrem.

Baca juga: 7 Penyakit dengan Gejala Demam Disertai Bintik Merah Selain Campak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Indeks Penyakit


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+