Kompas.com - 01/01/2020, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Sebagian pria dewasa menaruh perhatian pada ukuran penis

Kaum Adam ada yang beranggapan besar atau kecilnya ukuran alat vital sebagai patokan kejantanan.

Beberapa pria acapkali merasa khawatir saat ukuran penis alias Mr P terlalu kecil. Mereka pun jadi kurang percaya diri.

Alhasil, sejumlah pria pun mencari cara membesarkan penis mereka.

Melansir laman resmi National Health Service (NHS), menakar kejantanan dari ukuran penis merupakan cara pandang keliru dalam memandang citra tubuh. 

Konsultan pengobatan seksual Profesor Kevan Wylie menyarankan, pria jangan buru-buru khawatir dengan ukuran Mr P mereka. 

Alih-alih bereksperimen dengan berbagai cara membesarkan penis, lebih baik Anda berkonsultasi dulu dengan ahlinya.

"Apa yang mereka lakukan hanya fokus pada citra tubuh yang buruk. Terutama penis," jelas Wylie.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makin Tua Ujung Kulit Penis Makin Alot Disunat?

Cara membesarkan penis

Namun, tidak bisa dipungkiri, kecemasan pria dewasa pada ukuran Mr P direspons cepat sejumlah pihak.

Mereka pun mencari peluang dengan menawarkan beragam produk dan metode cara membesarkan penis.

Berikut ini beberapa produk atau metode cara membesarkan penis yang beredar di pasasan:

1. Pil dan losion

Produk jenis ini biasanya mengandung vitamin, mineral, ramuan atau hormon yang diklaim dapat membesarkan penis.

Kendati klaim menyakinkan, menurut NHS, produk tersebut belum punya bukti klinis produknya dapat membesarkan penis seperti yang dijanjikan lewat iklan.

Beberapa produk bahkan bisa berbahaya. Universitas Maryland di Amerika Serikat pernah menganalisis beberapa produk pil dan lotion.

Hasil risetnya menemukan ada jejak timbal, pestisida, sampai bakteri E. coli yang dapat membahayakan tubuh manusia dalam beberapa bahan tersebut.

2. Vakum penis

Alat ini digunakan dengan cara menempatkan tabung pompa di atas penis. Udara di dalam tabung lantas dipompa keluar untuk membuat ruang hampa.

Vakum penis digunakan untuk menarik aliran darah ke penis, sehingga membuat Mr P tampak bengkak.

Perangkat vakum ini terkadang digunakan untuk mengobati impotensi jangka pendek.

Namun, penggunaan pompa perlu dibatasi. Jika digunakan terlalu sering, jaringan penis dapat rusak. Dampaknya, ereksi bisa lebih lemah.

Baca juga: Usia Bertambah, Ukuran Penis Menyusut?

3. Penis extender

Sesuai namanya, penis extender digunakan dengan metode traksi atau penarikan.

Alat ini bekerja menggunakan bingkai kecil sebagai media membentangkan penis yang layu.

Penis yang layu diselipkan ke dalam tabung extender, lantas ditarik setiap hari.

Beberapa bukti menyebut perangkat traksi dapat memperbesar penis, terutama yang ukurannya terlalu kecil.

Disebutkan NHS, beberapa pasien yang menggunakan perangkat traksi selama enam bulan, ukuran penisnya meningkat satu sampai dua centimeter.

Namun, perawatan seperti itu berbahaya tanpa pengawasan dokter.

Apabila penis extender digunakan sembarangan, penis bisa rusak secara permanen. 

4. Jelqing

Jelqing adalah metode membesarkan penis dengan cara menarik penis yang lentur berulang kali dengan ibu jari dan telunjuk.

Tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan ukuran ereksi.

Metode ini didasari teori proses penarikan dapat meningkatkan kapasitas darah dari jaringan ereksi penis.

Jelqing dipercaya dapat meningkatkan panjang dan ketebalan penis.

5. Operasi menebalkan penis

Salah satu teknik bedah untuk meningkatkan ketebalan penis dilakukan dengan menyuntikkan lemak yang diambil dari bagian tubuh lain.

Beberapa penelitian melaporkan, metode ini dapat meningkatkan lingkar penis antara 1,4 sampai empat centimeter.

Namun, penelitian lain pernah melaporkan hasil mengecewakan.

Operasi ketebalan penis dapat menimbulkan komplikasi, termasuk timbulnya jaringan parut, kelumpuhan, sampai infeksi.

Baca juga: Perawatan dengan Penis Facial Diklaim Ampuh Bikin Wajah Awet Muda

6. Operasi memanjangkan penis

Tindakan paling umum untuk memanjangkan penis adalah lewat operasi. 

Teknisnya dengan cara memotong ligamen yang menghubungkan penis dengan tulang kemaluan.

Operasi ini disebut dapat memperpanjang penis hingga dua centimeter.

Namun ada risikonya. Orang yang melakukan operasi ini berpotensi kehilangan kekukuhan penisnya saat ereksi.

Kondisi itu kemungkinan dapat mengganggu hubungan seksual dengan pasangan.

7. Sedot lemak

Bagi pria gendut, metode sedot lemak pada perut bisa dipilih agar penis terlihat lebih besar.

Menghapus kelebihan lemak di sekitar area kemaluan dapat membuat penis yang "terkubur" tampak lebih menonjol.

Namun, seperti prosedur bedah lainnya, sedot lemak juga mempunyai efek samping dan komplikasi.

Tips percaya diri

Profesor Kevan Wylie merekomendasikan pria tak perlu repot-repot mencari cara membesarkan penis.

Disarankan, kaum Adam lebih baik membangun kepercayaan diri pada tubuhnya.

Dia turut membagikan tips meningkatkan rasa percaya diri agar para pria tak risau lagi dengan ukuran penis. Berikut cara-caranya:

1. Rapikan rambut kemaluan

Rambut kemaluan yang tidak rapi dapat membuat penis terlihat seakan lebih kecil dari aslinya.

2. Turunkan berat badan

Perut buncit yang menutupi bagian penis dapat membuat Mr P jadi kelihatan lebih mungil.

3. Hidup sehat

Hidup sehat bukan hanya akan membuat para pria merasa lebih menarik, tapi juga bisa meningkatkan kehidupan seks.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber NHS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.