14 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma untuk Mendukung Program Hamil

Kompas.com - 05/08/2020, 21:01 WIB
Ilustrasi sperma bergerak menuju ovum SHUTTERSTOCK/Yurchanka SiarheiIlustrasi sperma bergerak menuju ovum

KOMPAS.com – Tingkat kesuburan seorang pria dapat diketahui secara pasti dengan melakukan uji kualitas sperma di laboratorium.

Apabila dalam pengunjian kualitan sperma ternyata kurang atau bahkan tidak subur, banyak solusi yang bisa dilakukan.

Selama ini memperbaiki kesuburan khususnya bagi kaum pria seringkali dianggap harus meminta perotolongan dokter.

Baca juga: Apakah Sperma Sering Tumpah Bisa Jadi Penyebab Sulit Hamil?

Padahal sebenarnya ada beberapa cara alami yang patut dicoba dan diterapkan supaya kualitas sperma bisa meningkat dan tetap terjaga.

Selain itu, cara-cara tersebut relatif tidak begitu memerlukan biaya yang besar, sehingga siapa saja bisa menjajalnya.

Memiliki kualitas sperma yang baik akan memperbesar peluang pasangan suami istri untuk memperoleh seorang anak.

Secara umum, kualitas sperma ditentukan oleh tiga indikator, yaitu jumlah sperma, kecepatan pergerakan sperma, dan bentuk sperma yang sempurna (kepala melingkar dan ekor panjang yang kuat).

Melansir berbagai sumber, berikut ini adalah ragam cara meningkatkan kualitas sperma untuk mendukung program hamil yang bisa dilakukan:

1. Mengelola stres

Dalam Buku Cara Mudah Merencanakan Jenis Kelamin Anak (2008) karya dr. Suwignyo Siswosuharjo, Sp.OG., M.Kes, dijelaskan stres pikiran dapat mengakibatkan nafsu seksual seseorang berkurang dan bahkan kualitas sperma pria mengalami hal yang sama.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X