Kompas.com - 09/08/2020, 19:37 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang melakukan diet sehat untuk menurunkan berat badan agar lebih ideal.

Saat sedang menurunkan berat badan, kunci utamanya adalah mengurangi atau menghindari jenis makanan padat kalori.

Namun, mempertimbangkan jumlah kalori yang masuk bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan.

Anda juga perlu menyeimbangkan asupan dengan nutrisi kaya serat dan protein sehat.

Baca juga: Petik Manfaat Oatmeal untuk Diet, Begini Variasi Olahannya

Pasalnya, saat tubuh hanya diberi makan asupan rendah kalori namun minim serat dan protein, tubuh belum kenyang dan rentan ingin makan lagi karena masih lapar.

Dengan mengetahui pantangan saat diet, tujuan Anda mendapatkan berat badan ideal dengan bonus tubuh lebih sehat bisa semakin dekat.

Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat diet:

1. Kue, biskuit, kue kering

Melansir Medical News Today, makanan yang dipanggang seperti kue, kue kering, biskuit, dan aneka hidangan penutup umumnya banyak mengandung gula.

Selain gula, banyak makanan yang dipanggang juga mengandung lemak trans.

Tak hanya bisa membuat berat badan bertambah, kebiasaan mengonsumsi gula dan lemak trans juga bisa meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung.

Untuk itu, pastikan untuk menghindari segala jenis roti, kue, kue kering, dan hidangan penutup ke dalam makanan yang tidak boleh dimakan saat diet.

Baca juga: Chia Seed untuk Diet: Manfaat Cara Mengonsumsi

2. Gorengan

Ilustrasi gorenganRahul D Silva Ilustrasi gorengan
Makanan yang digoreng atau gorengan umumnya tinggi kalori, garam, dan banyak mengandung lemak tidak sehat.

Banyak gorengan yang dibuat dengan menggoreng masakan dalam minyak banyak agar lebih renyah. Metode memasak ini dapat menambah banyak lemak dan kalori.

Orang yang doyan makan gorengan umumnya juga gampang merasa lapar, karena minimnya kandungan serat dan protein.

Ketimbang makan gorengan, pilih sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai pelengkap hidangan Anda.

3. Kerupuk dan keripik

Camilan renyah seperti kerupuk dan keripik memang nikmat dikudap di waktu senggang.

Kabar buruknya, kerupuk dan keripik termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat diet.

Pasalnya, kerupuk dan keripik acapkali banyak mengandung lemak, garam, dan gula.

Ketimbang mengemil kerupuk atau keripik, ganti makanan olahan ini dengan alternatif yang lebih sehat seperti buah, sayur, atau kacang panggang.

Baca juga: Awas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

4. Roti dan pasta

Ilustrasi roti buat sarapan. PIXABAY/DOMINIC ALBERTS Ilustrasi roti buat sarapan.
Roti dan pasta yang dibuat dari tepung terigu olahan umumnya tinggi kalori dan karbohidrat, namun rendah serat dan protein.

Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang tidak boleh dimakan saat diet seperti roti dan pasta.

Sebagai alternatif yang lebih sehat, ganti pasta dan roti yang biasa Anda konsumsi dengan pasta dan roti gandum utuh.

Selain lebih sehat dan kaya nutrisi, pasta dan roti gandum utuh juga bikin awet kenyang.

5. Nasi putih

Nasi putih termasuk jenis makanan yang tidak disarankan untuk dimakan bagi orang yang sedang diet.

Makanan pokok ini rendah lemak, namun lebih minim serat dan protein dibandingkan jenis karbohidrat lainnya.

Selain itu, nasi putih juga cenderung memiliki indeks glikemik yang tinggi. Artinya, makanan ini dapat membuat gula darah orang yang mengonsumsinya jadi mudah melonjak.

Sebagai alternatif pengganti nasi putih, pilih nasi dari beras merah, quinoa, ubi jalar, sagu, singkong, dan jagung.

Baca juga: Sumber Karbohidrat Selain Nasi dari Pangan Lokal

6. Yoghurt manis

Ilustrasi frozen yoghurt yang populer di Amerika Serikat, termasuk satu dari 12 jenis es krim populer di dunia. SHUTTERSTOCK/VERYYULISSA Ilustrasi frozen yoghurt yang populer di Amerika Serikat, termasuk satu dari 12 jenis es krim populer di dunia.
Melansir Healthline, banyak orang menganggap yoghurt sebagai makanan sehat yang bisa menunjang program penurunan berat badan.

Beberapa jenis yoghurt memang mengandung protein dan bakteri baik yang membantu melancarkan pencernaan.

Namun, beberapa jenis yoghurt terutama yang diberi perasa dan manis umumnya tinggi gula.

Tambahkan yoghurt manis ke dalam makanan yang tidak boleh dimakan saat diet.

Sebagai alternatif yang lebih sehat, pilih jenis yoghurt tawar dan beri tambahan buah segar untuk menambah rasa.

Baca juga: Mengenal 6 Metode Populer Intermittent Fasting yang Sedang Ngetren

7. Daging olahan

Daging olahan seperti hot dog, burger, kornet, sosis, bacon, salami, ham, dll termasuk jenis makanan yang tidak boleh dimakan saat diet.

Sejumlah daging olahan yang dikeringkan, difermentasi, atau dikalengkan umumnya banyak mengandung garam dan minim nutrisi.

Selain itu, daging olahan juga lebih banyak mengandung kalori dibandingkan sumber protein lainnya seperti ayam, ikan, tahu, dan tempe.

Tak hanya tinggi kalori dan minim nutrisi, daging olahan juga termasuk karsinogen yang bisa memicu kanker.

Jika sulit seketika pantang atau menghindari makanan yang tidak boleh dimakan saat diet di atas, coba awali dengan mengurangi porsinya secara bertahap.

Selain itu, coba berlatih makan dengan penuh kesadaran, dengan memperhatikan setiap gigitan dan mengunyah secara perlahan.

Dengan begitu Anda jadi lebih memperhatikan asupan makanan Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.