Kompas.com - 03/10/2020, 10:31 WIB

6. Kondisi kulit tertentu

Orang dengan psoriasis, eksim, dan beberapa kelainan kulit lainnya cenderung lebih sering mengalami ketombe daripada yang lain.

Tinea capitis, infeksi jamur yang juga dikenal sebagai kurap kulit kepala, dapat menyebabkan ketombe.

7. Kondisi medis

Orang dewasa dengan penyakit Parkinson dan beberapa penyakit neurologis lainnya lebih rentan terhadap ketombe dan dermatitis seboroik.

Sebuah penelitian menemukan bahwa antara 30 dan 83 persen orang dengan HIV mengalami dermatitis seboroik, dibandingkan dengan 3 hingga 5 persen pada populasi umum.

Pasien yang sedang dalam masa pemulihan dari serangan jantung atau stroke dan mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah mungkin lebih rentan terhadap ketombe.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

8. Pengaruh diet

Tidak cukup mengonsumsi makanan yang mengandung seng, vitamin B, dan beberapa jenis lemak dapat meningkatkan risiko seseorang berketombe.

9. Usia

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.