Kompas.com - 11/10/2020, 18:00 WIB

3C adalah komunitas di bawah Yayasan Tunas Sehat Indonesia yang ada di Solo, khusus untuk pendampingan anak-anak pejuang kanker yang berobat di RSUD Dr. Moewardi.

Baca juga: 6 Tips Berhenti Merokok Sesuai Tipe Perokok

Jumlah anak penyintas kanker yang ditangani komunitas 3C kini ada 80 anak lebih.

Mereka bukan hanya datang dari Soloraya, tapi ada juga yang berasal dari Ngawi, Madiun, Pacitan, Ponorogo, Cilacap, Medan, Bangka Belitung, Lampung, hingga Riau.

Raka tidak mengetahui secara pasti penyebab kanker pada anak-anak yang berobat di RSUD Dr. Moewardi tersebut.

Tapi, dia prihatin berapa dari mereka teridentifikasi memiliki keluarga perokok.

Raka berpendapat kebiasaan orangtua atau saudara merokok di rumah mungkin saja bisa menjadi faktor risiko penyebab kanker pada anak atau setidaknya dapat memperburuk kondisi kanker pada anak.

"Saya tidak punya kompetensi untuk bisa menjelaskan secara pasti penyebab kanker pada anak. Tapi, sejauh yang saya pahami, paparan rokok jelas hanya akan bahayakan anak," ujar dia.

Mengingat bahaya rokok, Raka pun mengajak para generasi muda untuk senantiasa menjauhi produk tembakau ini demi kesehatan di masa depan.

"Jika tak muncul saat usia muda, kanker akibat rokok ini mungkin saja baru akan menyerang ketika dewasa," beber Raka.

Raka memahami bagi sebagian anak yang sudah terlanjur menjadi perokok aktif, mungkin akan mengalami kesulitan untuk berhenti merokok karena efek candu dari nikotin.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.