Kompas.com - 30/07/2021, 10:31 WIB

Untuk satu vaksin, ada perbedaan terukur dalam konsentrasi antibodi penetralisir pada orang tua dibandingkan dengan orang dewasa yang lebih muda.

Beberapa peserta lanjut usia tidak memiliki antibodi penawar sama sekali setelah kedua dosis vaksin.

Alasan lain untuk infeksi ini adalah karena varian virus yang lolos dari deteksi kekebalan dan berkembang bahkan pada orang yang divaksinasi.

Sebuah virus, terutama “virus RNA” seperti SARS-CoV-2, diperkirakan akan bermutasi dan memunculkan varian, beberapa di antaranya mungkin lebih mudah menular.
V

arian ini mungkin juga kurang lebih efektif dinetralisir oleh sistem kekebalan karena mutasi dapat mengubah bagian virus yang dikenali oleh antibodi dan sel T.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.