Kompas.com - 04/10/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai telah mengubah kebiasaan masyarakat.

Contoh paling sederhana adalah penggunaan masker sebagai suatu kewajiban saat berada di luar rumah.

Selain itu, mencuci tangan dengan sabun sesuai anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan menggunakan hand sanitizer juga ikut menjadi hal yang tak boleh dilupakan.

Namun, kedua hal ini menyebabkan masyarakat kerap abai dengan kesehatan gigi dan mulut, yang mana hal ini tidak boleh diabaikan, terutama di masa pandemi ini.

Menurut survei yang dilansir dari laman Kemenkes.go.id, pandemi Covid-19 berdampak pada kebiasaan merawat gigi.

Yang mana kebiasan menyikat gigi dua kali sehari mengalami penurunan jika dibandingkan hasil survei tahun 2018.

Baca juga: Ankylosing Spondylitis

Pentingnya Menjaga Kesehatan Oral

Sejak pandemi Covid-19, sekitar 64 persen orang, dua kali lebih sering mencuci tangan dibandingkan menyikat gigi (31 persen).

Di samping itu, pemakaian hand sanitizer cenderung meningkat menjadi 52 persen dibandingkan dengan penggunaan obat kumur, yang hanya sebesar 20 persen.

Padahal, poin penting yang harus dijaga di masa pandemi ini adalah sistem imunitas yang bisa didapatkan, salah satunya dari makanan atau minuman yang disukai.

Sebagaimana yang diterangkan oleh drg. R.M. Norman Trikusumo Indro, Sp.Perio, dokter spesialis periodonsia, dalam Doctor Talk (28/9).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.