Kompas.com - 30/08/2021, 11:00 WIB
influenza SHUTTERSTOCKinfluenza

KOMPAS.com – Influenza atau flu adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Secara umum, flu akan sembuh dengan sendirinya. Tapi terkadang, flu dan komplikasinya bisa mematikan.

Tingkat keparahan penyakit bervariasi pada setiap orang, tetapi pandemi Covid-19 membuat ketahanan tubuh jadi amat penting agar tidak terkena flu.

Baca juga: Gejala Terlihat Sama, Apa Beda Influenza dan Infeksi Virus Corona?

Penyebaran flu mirip seperti Covid-19, penyakit ini menyebar lewat tetesan udara kecil dari batuk dan bersin pengidapnya, baik lewat udara maupun droplet.

Gejala

Seseorang bisa mulai merasa sakit sekitar 1 hingga 7 hari setelah bersentuhan dengan virus. Sebagian besar waktu, gejala muncul dalam 2 hingga 3 hari.

Flu menyebar dengan mudah. Dalam beberapa kondisi, flu dapat menginfeksi sekelompok besar orang dalam waktu yang sangat singkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir Medline Plus, gejala pertama yang biasa dirasakan ialah demam antara 39 derajat celcius hingga 41 derajat celcius. Orang dewasa sering mengalami demam yang lebih rendah daripada anak-anak.

Gejala umum lainnya termasuk:

  • Pegal-pegal
  • Panas dingin
  • Pusing
  • Wajah memerah
  • Sakit kepala
  • Kekurangan energi
  • Mual dan muntah

Dalam beberapa kasus, ketika demam dan nyeri mulai hilang pada hari kedua hingga keempat, akan muncul gejala baru, antara lain:

Baca juga: Kenapa Vaksin Influenza Penting di Masa Pandemi Corona?

  • Batuk kering
  • Peningkatan gejala yang mempengaruhi pernapasan
  • Hidung berair (jernih dan berair)
  • Bersin
  • Sakit tenggorokan

Secara umum, sebagian besar gejala hilang dalam 4 hingga 7 hari. Batuk dan rasa lelah dapat berlangsung selama berminggu-minggu disertai demam yang kambuh.

Perbedaan Gejala Flu dan Covid-19

Gejala Covid-19 dan flu memiliki beberapa persamaan, tetapi tetap ada perbedaan yang cukup mendasar. Gejala utama Covid-19 yang umum terjadi ialah:

  • Kelelahan
  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Bersin yang tidak biasa

Melansir Healthline, beberapa gejala flu mirip dengan Covid-19 termasuk demam dan nyeri tubuh.

Akan tetapi dalam banyak kasus, jarang ditemukan sesak napas sebagai gejala flu.

Perawatan

Berdasarkan keterangan Mayo Clinic, pengobatan flu tidak rumit dengan konsumsi obat-obatan tertentu dari rumah.

Konsumsi obat acetaminophen dan ibuprofen membantu menurunkan demam.

Baca juga: Vaksin Influenza: Manfaat, Efek Samping, Peringatan

Selain itu, obat flu yang dijual bebas seperti paracetamol dapat membuat beberapa gejala lebih baik. Obat batuk atau semprotan tenggorokan juga efektif mengatasi sakit tenggorokan.

Tidak kalah penting juga istirahat yang cukup agar kondisi tubuh maksimal mengusir flu.

Komplikasi

Melansir Medline Plus, semua orang dapat mengalami komplikasi dari penyakit ini. Adapun kelompok yang berisiko lebih tinggi terkena komplikasi flu meliputi:

  • Anak kecil di bawah usia 5 tahun, dan terutama mereka yang berusia di bawah 6 bulan
  • Orang dewasa yang lebih tua dari usia 65 tahun
  • Penghuni panti jompo dan fasilitas perawatan jangka panjang lainnya
  • Wanita hamil dan wanita yang baru saja melahirkan (hingga dua minggu)
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah
  • Orang yang memiliki penyakit kronis, seperti asma, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit hati, dan diabetes
  • Orang yang obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) 40 atau lebih tinggi

Komplikasi flu bisa mematikan jika tidak cepat ditangani, komplikasi yang umum terjadi adalah:

  • Radang paru-paru
  • Ensefalitis (infeksi otak)
  • Meningitis
  • Kejang

Baca juga: Alasan Flu Bisa Berbahaya bagi Penderita Asma

Diagnosis

Jika terasa gejala flu tak berkesudahan dan berisiko mengalami komplikasi, segera hubungi layanan kesehatan.

Untuk sementara, mengkonsumsi obat antivirus dapat mengurangi lamanya penyakit dan membantu mencegah masalah yang lebih serius.

Pencegahan

CDC merekomendasikan vaksinasi flu tahunan untuk semua orang yang berusia 6 bulan atau lebih.

Vaksin flu dapat mengurangi risiko flu dan tingkat keparahannya. Vaksin ini juga efektif mencegah komplikasi akibat flu dan risiko dirujuk ke rumah sakit.

Di masa pandemi Covid-19, vaksinasi flu menjadi sangat penting karena kedua penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang mirip sehingga timbul kekhawatiran.

Vaksinasi flu dapat mengurangi gejala yang serupa dengan yang disebabkan oleh Covid-19.

Mencegah flu serta mengurangi keparahan penyakit ini dan rawat inap.

Hal tersebut berarti juga dapat mengurangi jumlah orang yang perlu tinggal di rumah sakit, sehingga tenaga kesehatan dapat lebih fokus menangani pandemi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.