Kompas.com - 11/09/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Kelelahan atau fatigue merupakan rasa lelah yang berat karena kekurangan energi secara fisik maupun psikis dalam waktu yang lama dan tidak pulih hanya dengan beristirahat.

Selain itu, kondisi ini juga dapat menjadi gejala umum dari masalah kesehatan yang ringan hingga serius, sehingga tidak bisa dianggap remeh.

Baca juga: Gejala Kelelahan Kronis yang Perlu Diwaspadai

Penyebab

Terdapat banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan kelelahan. Oleh karena itu, menurut Healthline, berikut faktor-faktor penyebab kelelahan yang dibagi menjadi tiga kategori.

Gaya hidup

  • Olahraga atau bekerja berlebihan
  • Minum minuman beralkohol atau kafein berlebihan
  • Pola makan buruk
  • Efek samping obat tertentu

Kesehatan fisik

Kondisi medis tertentu dapat menyebabkan kelelahan, seperti:

  • Anemia
  • Insomnia
  • Obesitas
  • Radang sendi
  • Infeksi
  • Gangguan makan
  • Kelainan kadar hormon
  • Diabetes
  • Kanker
  • Gangguan tiroid
  • Gagal jantung

Baca juga: 10 Penyakit yang Ditandai dengan Kelelahan

Kesehatan mental

  • Stres
  • Kurang tidur
  • Kehamilan atau menyusui
  • Kecemasan
  • Depresi

Gejala

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kelelahan dapat menjadi gejala dari masalah kesehatan yang ringan maupun kronis.

Melansir Healthline, berikut beberapa gejala lain yang menyertai rasa kelelahan dan perlu Anda waspadai, yaitu:

  • Sakit kepala parah
  • Nyeri dada
  • Penurunan kesadaran dan pingsan
  • Detak jantung tidak teratur
  • Sesak napas
  • Sakit parah di perut, punggung, atau daerah panggul
  • Suhu tubuh tinggi
  • Berat badan turun tanpa penjelasan
  • Sensitif terhadap suhu dingin
  • Kesulitan tidur
  • Pendarahan di dubur
  • Muntah darah

Baca juga: Bisa Berakibat Fatal, Ini 5 Cara Mencegah Kelelahan

Diagnosis

Jika Anda mengalami gejala dari kelelahan dan tetap tidak membaik meskipun telah melakukan upaya untuk mengatasinya, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Menurut Medical News Today, untuk melakukan diagnosis terhadap kelelahan, dokter akan mengajak berdiskusi mengenai gejala yang muncul, riwayat medis, atau gaya hidup Anda.

Jika dokter memiliki dugaan kelelahan disebabkan karena kondisi medis atau masalah kesehatan lainnya, kemungkinan Anda akan menjalani tes darah atau urine untuk memastikannya.

Perawatan

Pada dasarnya tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi kelelahan. Pengobatan yang dapat dilakukan akan tergantung dengan penyebab dan hasil diagnosis.

Namun, berdasarkan Medical News Today, terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi dan sekaligus mencegah kelelahan, antara lain:

  • Tidur yang cukup dan teratur
  • Rutin berolahraga
  • Menyeimbangkan waktu aktivitas dengan istirahat
  • Banyak minum air putih
  • Kurangi kafein dan alkohol
  • Terapkan pola makan sehat

Baca juga: Memahami Penyebab Kelelahan dan Cara Mengatasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.