Kompas.com - 05/12/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Penis lecet dapat terjadi karena penis merupakan organ tubuh sensitif yang rentan terhadap gesekan, goresan, dan cedera lainnya.

Meskipun bukan kondisi berbahaya, penis yang lecet atau terluka dapat mengganggu kenyamanan Anda dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Penis Bengkak

Penyebab

Melansir Medical News Today, terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan penis lecet, meliputi:

  • Cedera saat memangkas atau menghilangkan rambut kemaluan dengan menggunakan pisau cukur
  • Mengalami infeksi seksual menular atau jamur yang dapat menyebabkan lecet, luka, ruam, bengkak, atau iritasi umum pada atau di sekitar penis
  • Penis yang bergesekan dengan bagian tubuh lain atau pakaian ketat
  • Balanitis atau iritasi pada kepala penis

Gejala

Dilansir dari Healthline, berikut gejala penis lecet yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Lecet atau luka pada penis terbuka lebar dan mengeluarkan banyak darah
  • Mengalami kesulitan atau merasa sakit saat buang air kecil
  • Merasakan sakit parah yang tidak hilang dengan obat pereda nyeri
  • Terdapat darah dalam urine
  • Pembengkakan penis atau testis.

Segera temui dokter Anda jika mengalami gejala di atas lebih dari 7 hari, bahkan jika luka tampak kecil karena tetap dapat menyebabkan infeksi.

Perawatan

Berdasarkan Medical News Today, perawatan untuk penis lecet akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya, seperti:

Baca juga: Penis Patah

  • Resep obat antibiotik atau antivirus untuk mengobati infeksi menular seksual
  • Rekomendasi penggunaan krim atau obat oral antijamur untuk mengatasi infeksi jamur
  • Resep salep atau krim obat untuk membantu meredakan gatal dan iritas
  • Operasi laser untuk menghilangkan kutil kelamin.

Selain itu, menurut Healthline, terdapat langkah-langkah pertolongan pertama penis lecet yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Letakkan perban atau kain bersih di atas luka untuk menghentikan pendarahan
  • Gunakan air bersih untuk mencuci luka
  • Gunakan salep dengan antibiotik untuk melembabkan area sekitar luka
  • Gunakan perban atau pembalut kasa dengan selotip medis untuk menutupi luka
  • Ganti perban atau perban sekali sehari.

Lakukan langkah pertolongan pertama di atas dengan kondisi tangan yang sudah bersih.

Pencegahan

Berdasarkan Healthline, berikut adalah beberapa tips untuk menghindari terjadinya lecet atau luka pada penis Anda, termasuk:

  • Jaga kebersihan kulit penis dengan mencuci penis dengan lembut setiap kali Anda mandi dan keringkan
  • Jaga kelembapan penis menggunakan pelembab alami, seperti minyak kelapa
  • Kenakan pakaian dalam katun yang nyaman, tidak terlalu longgar atau ketat
  • Kenakan kondom saat berhubungan seks
  • Hindari melakukan masturbasi saat kulit tangan atau penis Anda kering karena dapat mengiritasi dan melukai kulit.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.