Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/02/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Spondilosis serviks adalah istilah umum untuk keausan terkait usia yang memengaruhi cakram tulang belakang di leher.

Saat diskus mengalami dehidrasi dan menyusut, muncul gejala osteoartritis, termasuk penonjolan tulang di sepanjang tepi tulang.

Kondisi ini sangat umum dan rentan memburuk seiring bertambahnya usia.

Baca juga: 17 Penyebab Sakit Leher yang Perlu Diwaspadai

Lebih dari 85 persen orang yang berusia di atas 60 tahun mengalami spondilosis serviks.

Gejala

Beberapa gejala spondilosis serviks, yaitu:

  • sakit atau kaku pada leher dan bahu yang datang dan pergi
  • sakit kepala yang seringkali dimulai pada bagian belakang leher.

Rasa sakit dapat meningkat saat:

  • duduk
  • berdiri
  • bersin
  • batuk
  • memiringkan leher ke belakang.

Gejala yang lebih jarang terjadi dapat termasuk kehilangan keseimbangan dan hilangnya kontrol kandung kemih atau usus.

Gejala tersebut perlu penanganan medis dengan cepat.

Penyebab

Seiring bertambahnya usia, tulang belakang mengalami perubahan karena keausan normal selama beberapa dekade.

Pada usia paruh baya, cakram di antara tulang mulai berubah.

Perubahan dapat mencakup:

Baca juga: 6 Penyebab Nyeri Leher

  • degenerasi: cakram tulang belakang di leher dapat perlahan-lahan aus (berdegenerasi). Seiring waktu, cakram menipis dan jaringan lunak menjadi kurang elastis. Jika tubuh menjadi lebih pendek, hal ini disebabkan oleh keruntuhan atau pengendapan cakram yang bersifat normal.
  • herniasi: penuaan normal dapat menyebabkan bagian dari cakram tulang belakang sobek atau retak yang disebut disk hernia. Herniasi dapat membuat cakram menonjol keluar, menekan jaringan terdekat atau saraf tulang belakang. Tekanan ini dapat menyebabkan rasa sakit, kesemutan, atau mati rasa
  • osteoartritis: kondisi ini bersifat progresif (berkelanjutan) yang menyebabkan tulang rawan di persendian merosot (menurun seiring waktu). Orang dengan osteoartritis mengalami tulang rawan yang merosot lebih cepat dibandingkan penuaan normal
  • taji tulang: terjadi saat tulang rawan di persendian tulang belakang merosot dan jaringan tulang bergesekan langsung dengan jaringan tulang lainnya, menyebabkan pertumbuhan tulang abnormal yang berkembang di sepanjang tepi tulang belakang. Pertumbuhan ini disebut juga disebut osteofit dan umum terjadi seiring bertambahnya usia.

Diagnosis

Dokter akan memulai dengan pemeriksaan fisik yang meliputi:

  • memeriksa rentang gerak leher
  • menguji refleks dan kekuatan otot untuk mengetahui jika ada tekanan pada saraf tulang belakng atau sumsum tulang belakang
  • melihat cara berjalan untuk melihat jika kompresi tulang belakang memengaruhi gaya berjalan.

Beberapa tes yang mungkin dilakukan adalah sebagai berikut.

Baca juga: 5 Penyebab Leher Kaku, Bisa Keseleo sampai Tanda Penyakit

Tes pencitraan

  • sinar-X: rontgen leher dapat menunjukkan adanya kelainan, seperti taji tulang, yang mengindikasikan adanya spondilosis serviks.
  • CT Scan: memberikan visualisasi yang lebih rinci, terutama pada tulang
  • MRI: tes ini dapat membantu menentukan lokasi saraf yang mungkin terjepit
  • mielografi: penggunaan pewarna yang disuntikkan ke dalam kanal tulang belakang untuk memberikan pencitraan sinar-X atau CT yang lebih tinggi.

Tes fungsi saraf

  • elektromiografi: mengukur aktivitas listrik di saraf saat mengirim sinyal ke otot ketika berkontraksi dan istirahat
  • studi konduksi saraf: penempelan elektroda di atas kulit pada area saraf yang dievaluasi. Diberikan kejutan listrik kecil melalui saraf tersebut untuk mengukur kekuatan dan kecepatan sinyal saraf.

Perawatan

Perawatan bergantung pada tingkat keparahan gejala.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk lebih banyak berolahraga dan melakukan aktivitas seperti biasa sebanyak mungkin.

Selain itu, dokter juga mungkin akan memberikan relaksan otot atau obat lain jika rasa sakitnya telah datang dan pergi untuk waktu yang lama (nyeri kronis).

Biasanya, diperlukan waktu beberapa minggu agar obat bekerja, meski rasa sakit dan kekakuan dapat datang kembali.

Baca juga: 10 Penyebab Leher Sakit dan Cara Mengatasinya

Pembedahan akan dipertimbangkan jika:

  • saraf terjepit oleh cakram atau tulang yang tergelincir (radikulopati serviks)
  • masalah dengan sumsum tulang belakang (myelopati serviks).

Pembedahan tidak selalu menyembuhkan tapi dapat menghentikan gejala semakin parah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Indeks Penyakit


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kanker Serviks
Kanker Serviks
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+