Kompas.com - 12/04/2020, 18:28 WIB
Becky dapat mendengar kembali detak jantung mendiang putranya menggunakan stetoskop yang ditempelkan ke dada Kilby. LOVE ADVENTURED, LLCBecky dapat mendengar kembali detak jantung mendiang putranya menggunakan stetoskop yang ditempelkan ke dada Kilby.

KOMPAS.com - Jantung kita berdetak secara dinamis mengikuti ritme tubuh.

Detak jantung akan melambat saat Anda bersantai atau berbaring dalam kondisi rileks.

Sebaliknya, detak jantung cepat terjadi saat Anda gugup, stres, atau berolahraga.

Baca juga: Aritmia (Gangguan Irama Jantung): Jenis, Gejala, Penyebab

Naik turunnya angka detak jantung tersebut umumnya wajar, asalkan masih dalam rentang batas normal.

Dalam kondisi tubuh dan pikiran rileks, detak jantung nomal manusia dewasa berkisar 60-100 BPM (detak per menit).

Perubahan detak jantung tersebut bisa dipengaruhi usia, kebugaran, kondisi kesehatan, obat-obatan, bobot tubuh, sampai emosi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat detak jantung dalam kondisi rileks Anda berada di batas bawah, jantung dapat memompa lebih banyak darah dan setiap kontraksi stabil.

Namun, jika detak jantung Anda di bawah 60 BPM secara konsisten disertai pusing dan sesak napas, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan.

Di sisi lain, detak jantung cepat menandakan jantung bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika denyut nadi Anda secara konsisten berada di atas 100 BPM, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Halaman:

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.