Kompas.com - 16/09/2020, 11:10 WIB
Ilustrasi berjemur matahari, contoh perpindahan panas secara radiasi Ingram PublishingIlustrasi berjemur matahari, contoh perpindahan panas secara radiasi

KOMPAS.com – Merangkak menjadi tua adalah sebuah kepastian.

Tapi, penuaan dapat menyerang kulit lebih cepat dari yang seharusnya sehingga terjadilah penuaan dini.

Proses penuaan pada kulit terjadi karena adanya kematian sel.

Baca juga: Sudahi Perdebatan, Ini Waktu Berjemur yang Tepat Hasil Kajian Perdoski

Kematian-kematian sel ini terjadi berangsur-angsur bersamaan dengan bertambahnya usia.

Kematian sel ini sudah mulai terjadi pada usia di atas 20 tahun, tapi tanda-tandanya belum terlihat karena jumlah kematian sel masih terbilang sedikit.

Oleh karena tanda-tandanya belum visible, maka seseorang kadang enggan untuk melakukan perawatan kulit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal perawatan kulit di usia sedini bisa jadi sangatlah penting untuk mencegah penuaan dini.

Penyebab penuaan dini

Melansir Health Line, penyebab penuaan dini secara umum dapat dibagi menjadi 2 macam, yakni:

1. Penuaan intrinsik

Proses aging ini disebut sebagai proses penuaan alami yang terjadi pada tubuh.

Secara alami, kulit akan mengalami penurunan produksi serat kolagen dan elastin yang berhubungan dengan kekenyalan dan elastisitas kulit.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah Secara Alami

Tanda-tanda penuaan intrinsik antara lain, yakni:

  • Karena proses pergantian kulit sudah mulai tidak efektif lagi, akan muncul penumpukan kulit mati berlebih yang menimbulkan kesan kusam
  • Kulit menjadi tipis
  • Pori-pori kulit menjadi lebih jelas
  • Berkerut
  • Kulit menjadi lebih kering sehingga mudah gatal dan iritasi
  • Penurunan produksi keringat, sehingga kulit terasa kering
  • Lemak pada bantalan kulit menyusut yang dapat dilihat pada kantung mata yang mengendur
  • Rambut memutih dan atau rontok

Kecepatan proses penuaan intrinsic pada setiap orang dapat berbeda, tergantung faktor genetik, pola makan, dan kesehatan secara umum.

2. Penunaan ekstrinsik

Pada proses eksternal, penuaan dini terjadi akibat pengaruh lingkungan dan gaya hidup.

Pengaruh utamanya adalah paparan sinar matahari yang disebut dengan photoaging.

Semakin sering seseorang berpapasan dengan sinar matahari langsung, maka kian cepat pula penuaan terjadi.

Baca juga: 7 Tips Mencegah Penuaan Dini

Sebab-sebab lainnya yang menunjang terjadinya penuaan dini adalah:

  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi minuman keras berlebihan
  • Stres

Cara mencegah penuaan dini akibat paparan sinar matahari

Melansir Mayo Clinic, photoaging adalah proses penuaan yang terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari.

Sinar matahari bertanggung jawab pada 80 persen proses penuaan kulit wajah.

Pada photoaging, kolagen dan serat elastin kulit akan berkurang akibat dari paparan sinar matahari.

Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan akan menyebabkan kondisi-kondisi kulit seperti:

  • Kulit terasa kasar dan kering karena kerusakan kolagen
  • Timbul flek hitam pada kulit karena kerusakan pigmen
  • Keratosis seberoik atau tumor jinak yang paling banyak muncul pada orang yang sudah tua
  • Radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit
  • Gambaran pembuluh darah berkelok-keok

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Kulit Kering secara Alami

Jadi, tidak mengherankan bila orang-orang yang sering terpapar radiasi ultraviolet berlebihan tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

Merangkum Medical News Today, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penuaan dini atau meminimalisir efek dari paparan sinar ultraviolet:

1. Gunakan tabir surya (sunblock atau sunscreen)

Tabir surya merupakan bahan yang menangkal sinar matahari sehingga mengurangi jumlah radiasi ultraviolet yang sampai ke permukaan kulit.

Efek kerja tabir surya dipengaruhi oleh kadar sun protecting factor (SPF), pengulangan aplikasi
dan jumlah atau ketebalan tabir surya yang diaplikasikan.

Baca juga: Jangan Asal Pilih Sunscreen, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit

Tabir surya memang tidak 100 persen dapat melindungi kulit, tapi mampu mengurangi efek buruk dari radiasi ultraviolet.

Jadi, jangan tunda untuk menggunakan sunblock sebagai cara mencegah penunaan dini, terutama bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Perlu diperhatikan bahwa untuk hasil yang maksimal, pilihlah sunscreen dengan perlindungan luas (UVA dan UVB) dan pakailah sunscreen 20-30 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Selain itu, gunakan sunscreen dalam jumlah cukup dan aplikasi ulang bila perlu (disesuaikan dengan kadar SPF).

Jangan pula memakai sunscreen sebagai ‘tren’ sesaat saja.

Gunakan secara teratur dengan konsisten agar manfaatnya terasa maksimal.

Bagi yang berjerawat, pilihlah sunscreen berbahan dasar gel yang kurang komedogenik.

Ingat juga, sunscreen tidak dapat mengurangi efek photoaging yang sudah timbul.

Baca juga: Bolehkah Anak-anak Pakai Sunscreen? Ini Saran Dokter Spesalis Kulit

2. Gunakan perlindungan lain

Selain sunscreen, gunakan juga pelindung lain bila perlu untuk meminimalisir paparan sinar matahari, misalnya topi lebar, sunglasses, maupun pakaian tertutup.

3. Konsumsi buah dan sayur

Banyak jenis buah dan sayur mengandung vitamin C dan vitamin E.

Sementara, konsumsi vitamin C dan E sebagai antioksidan adalah salah satu cara mencegah penuaan dini.

Antioksidan mampu meniadakan efek buruk dari radikal bebas.

4. Apabila belum cukup, tambahkan dengan suplemen

Jika asupan antioksidan dari makanan dirasa belum cukup, tambahkan dengan antioksidan berupa kapsul serta suplemen lainnya, seperti vitamin untuk kesehatan kulit.

Namun, penggunaan bahan tambahan ini akan lebih baik jika dalam pengawasan atau pendampingan dokter.

Baca juga: 18 Makanan yang Mengandung Vitamin E Tinggi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Trikomoniasis
Trikomoniasis
PENYAKIT
Klamidia
Klamidia
PENYAKIT
Eklampsia
Eklampsia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.