Kompas.com - 26/01/2021, 14:05 WIB
Ilustrasi diabetes. Penderita diabetes di Indonesia berada di peringkat 7 dunia. Indonesia waspada diabetes, terutama di masa pandemi Covid-19. SHUTTERSTOCK/Proxima StudioIlustrasi diabetes. Penderita diabetes di Indonesia berada di peringkat 7 dunia. Indonesia waspada diabetes, terutama di masa pandemi Covid-19.

Para ahli tidak yakin mengapa beberapa orang menjadi resisten insulin dan yang lainnya tidak, tetapi beberapa faktor gaya hidup dapat berkontribusi, termasuk menjadi tidak aktif dan memilik berat badan berlebih.

Baca juga: Kenali Gejala Khusus Diabetes Tipe 2

Faktor genetik dan lingkungan lain mungkin juga berperan.

Ketika Anda mengembangkan diabetes tipe 2, pankreas Anda akan mencoba mengimbanginya dengan memproduksi lebih banyak insulin.

Karena tubuh Anda tidak dapat menggunakan insulin secara efektif, glukosa akan menumpuk di aliran darah Anda.

3. Beda faktor risiko diabetes tipe 1 dan tipe 2

Faktor risiko diabetes tipe 1 meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Riwayat keluarga: Orang dengan orang tua atau saudara kandung dengan diabetes tipe 1 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkannya sendiri
  • Usia: Diabetes tipe 1 dapat muncul pada semua usia, tetapi paling umum terjadi pada anak-anak dan remaja
  • Geografi: Prevalensi diabetes tipe 1 meningkat semakin jauh Anda dari khatulistiwa
  • Genetika: Kehadiran gen tertentu menunjukkan peningkatan risiko diabetes tipe 1

Baca juga: 18 Makanan Penurun Gula Darah untuk Mengatasi Diabetes

Sementara, Anda berisiko terkena diabetes tipe 2 jika Anda:

  • Menderita pradiabetes, atau sedikit peningkatan kadar gula darah
  • Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Memiliki banyak lemak perut
  • Tidak aktif secara fisik
  • Berusia di atas 45 tahun
  • Pernah menderita diabetes gestasional, yaitu diabetes selama kehamilan
  • Telah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg
  • Memiliki anggota keluarga dekat dengan diabetes tipe 2
  • Memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS)

4. Beda diagnosis diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2

Cara diagnosis diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 tak jauh beda.

Tes utama yang digunakan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 dan tipe 2 dikenal sebagai tes A1C atau tes hemoglobin terglikasi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.