Kompas.com - 31/01/2021, 06:05 WIB
  • Diabetes yang tidak terkontrol

Seseorang dengan diabetes mungkin perlu sering buang air kecil, yang menyebabkan dehidrasi.

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf tertentu, terutama yang mengatur tekanan darah.

  • Beberapa obat

Mengonsumsi diuretik, beta-blocker, dan obat antihipertensi dapat menyebabkan hipotensi ortostatik pada beberapa orang.

  • Alkohol

Beberapa orang akan pingsan jika terlalu banyak mengonsumsi alkohol dalam waktu singkat.

  • Beberapa kondisi neurologis

Penyakit Parkinson dan kondisi neurologis lainnya dapat memengaruhi sistem saraf. Ini dapat menyebabkan hipotensi ortostatik.

Baca juga: 6 Makanan yang Bagus untuk Penderita Darah Rendah

  • Sindrom sinus karotis

Arteri karotis adalah arteri utama yang memasok darah ke otak.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Ketika ada tekanan pada sensor tekanan atau sinus karotis di arteri karotis, dapat menyebabkan pingsan.

Jika sinus karotis seseorang sangat sensitif, tekanan darah bisa turun saat penderita memalingkan kepala ke satu sisi, memakai kerah atau dasi yang ketat, atau bergerak melewati sinus karotis saat bercukur. Ini dapat menyebabkan pingsan.

Ini lebih sering terjadi pada pria lanjut usia.

4. Sinkop jantung

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.