Kompas.com - 16/02/2021, 16:10 WIB

KOMPAS.com – Perut keroncongan atau borborygmi adalah fenomena normal yang bisa dialami siapa pun.

Ada sejumlah alasan mengapa kondisi ini bisa terjadi.

Banyak orang mungkin selama ini menganggap perut bunyi krucuk-krucuk hanyalah menjadi tanda perut lapar.

Baca juga: 3 Penyebab Perut Keroncongan, Bukan Hanya Jadi Tanda Perut Lapar

Merangkum Medical News Today, borborygmi memang dapat dikaitkan dengan rasa lapar yang diduga menyebabkan sekresi hormon yang memicu kontraksi di dalam saluran gastrointestinal atau saluran pencernaan.

Tapi, perut keroncongan juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti efek proses pencernaan makanan, efek samping konsumsi makanan tertentu, termasuk menjadi tanda adanya suatu penyakit.

Beberapa masalah medis atau yang dapat menyebkan perut keroncongan antara lain, yakni:

  • Alergi makanan
  • Intoleransi makanan
  • Infeksi gastrointestinal (saluran pencernaan)
  • Penyumbatan usus
  • Sindrom isitasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS)

Kondisi medis yang menyebabkan proses pencernaan tidak sempurna dan pencernaan lambat dapat menyebabkan borborygmi.

Tapi, untungnya, perut keroncongan dilaporkan paling sering adalah fenomena normal.

Baca juga: 3 Gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) yang Perlu Diwaspadai

Untuk kondisi ini, tersedia sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan perut agar tidak keroncongan lagi.

Berikut ini beberapa pilihannya:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.