Kompas.com - 16/06/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi bersin, batuk Shutterstock/Billion PhotosIlustrasi bersin, batuk

KOMPAS.com – Ada banyak pilihan cara mengatasi bersin yang bisa dipertimbangkan.

Ketahuilah bahwa hampir semua hal yang mengiritasi hidung Anda bisa membuat Anda bersin.

Bersin atau sternutasi sering kali dipicu oleh partikel debu, serbuk sari, bulu binatang, dan bumbu dapur tertentu.

Baca juga: Memahami Hubungan Salesma dan Diare

Bersin juga merupakan cara bagi tubuh Anda untuk mengeluarkan kuman yang tidak diinginkan, yang dapat mengiritasi saluran hidung.

Seperti berkedip atau bernapas, bersin adalah refleks semi otonom. Ini berarti bahwa Anda masih memiliki kendali sadar atas hal itu.

Anda mungkin bisa menunda bersin cukup lama untuk mengambil tisu atau sapu tangan. Tetapi, untuk dapat menghentikannya, rasanya akan sulit dilakukan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

11 Cara Mengatasi Bersin yang Baik Diketahui
Ada banyak cara mengatasi bersin yang bisa dipertimbangkan, beberapa di antaranya bisa dilakukan di rumah, lainnya bisa dikonsultasikan dengan dokter.
Bagikan artikel ini melalui

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi bersin-bersin yang bisa dipertimbangkan:

1. Pelajari pemicu bersin-bersin

Coba identifikasi penyebab bersin Anda sehingga Anda dapat mengobatinya dengan tepat.

Dilansir dari Health Line, berikut ini adalah beberapa pemicu umum bersin yang bisa dikenali:

  • Debu
  • Serbuk sari
  • Jamur
  • Bulu hewan peliharaan
  • Cahaya terang
  • Parfum
  • Makanan pedas
  • Lada hitam
  • Virus flu biasa

Jika Anda mengira bersin Anda disebabkan oleh alergi terhadap sesuatu, tapi Anda kesulitan menentukan apa pemicu alergi Anda, jangan ragu segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

2. Obati alergi yang dialami

Orang dengan alergi sering mengalami bersin.

Jadi, coba perhatikan kapan dan di mana Anda paling sering bersin.

Alergi yang terkait dengan suatu tempat, seperti kantor Anda dapat berasal dari kontaminasi jamur atau bulu hewan peliharaan.

Apabila Anda sudah dipastikan memiliki alergi, tablet anti alergi harian yang dijual bebas atau semprot hidung mungkin cukup membantu untuk mengendalikan gejala Anda.

Beberapa tablet antihistamin yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi alergi, meliputi:

  • Cetirizine (Zyrtec)
  • Fexofenadine (Allegra)
  • Loratadin (Claritin, Alavert)

Baca juga: Kapan Harus ke Dokter Ketika Batuk?

Sementara obat semprot hidung glukokortikosteroid yang tersedia bebas, termasuk:

  • Fluticasone propionate (Flonase)
  • Triamcinolone acetonide (Nasacort)

3. Lindungi diri dari bahaya lingkungan

Orang-orang di beberapa pekerjaan lebih mungkin untuk menghadapi iritasi udara daripada yang lainnya.

Debu yang terhirup di tempat kerja bisa sangat mengiritasi hidung dan sinus. Ini termasuk serbuk organik dan anorganik dari hal-hal seperti:

  • Bahan kimia, termasuk pestisida dan herbisida
  • Semen
  • Batu bara
  • Asbes
  • Logam
  • Kayu
  • Unggas
  • Gandum dan tepung

Baca juga: Alergi: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengobati

Bukan tidak mungkin, seiring waktu, iritasi ini dapat menyebabkan kanker hidung, tenggorokan, dan paru-paru serta masalah pernapasan kronis lainnya.

Jika Anda bekerja di lingkungan tersebut, sebaiknya selalu kenakan alat pelindung, seperti masker atau respirator di tempat kerja.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah menghirup partikel debu berbahaya, meliputi:

  • Mengurangi jumlah paparan serbuk dengan mencegahnya terbentuk
  • Menggunakan sistem ventilasi untuk menghilangkan partikel serbuk

4. Jangan melihat ke arah cahaya terang

Sekitar sepertiga orang memiliki kondisi yang dapat menyebabkan mereka bersin ketika melihat cahaya terang.

Bahkan hanya dengan melangkah keluar pada hari yang cerah bisa menyebabkan beberapa orang bersin.

Baca juga: Selain Mager, Berikut 4 Bahaya Kebiasaan Bangun Tidur Langsung Main HP

Dikenal sebagai bersin fotik, kondisi ini sering terjadi dalam keluarga.

Jika Anda mengalami kondisi ini, coba lindungi mata Anda dengan kacamata hitam terpolarisasi dan kenakan sebelum Anda meninggalkan rumah.

5. Jangan makan terlalu banyak

Beberapa orang bisa bersin setelah makan terlalu banyak. Hubungan di antara keduanya belum dipahami secara pasti oleh para ahli.

Setidaknya, jika Anda sering bersin setelah makan banyak, coba kurangi porsi Anda dan kunyahlah makanan secara perlahan.

6. Tiup hidung

Bersin disebabkan oleh iritasi di hidung dan sinus Anda.

Saat Anda merasa akan bersin, cobalah untuk meniup hidung atau menghempaskan udara lewat hidung Anda.

Anda mungkin bisa mengeluarkan iritan dan menonaktifkan refleks bersin.

Baca juga: 25 Penyebab Hidung Tersumbat dan Cara Mengatasinya

7. Tutup hidung

Menutup hidung adalah cara menghentikan bersin lainnya yang bisa dipertimbangkan untuk mencoba menahan bersin sebelum terjadi.

Saat Anda merasa bersin akan datang, cobalah menutup hidung Anda, seperti saat Anda merasakan sesuatu yang berbau tidak enak.

Anda juga dapat mencoba menekan atau mencubit hidung Anda di dekat bagian paling atas, tepat di bawah bagian dalam alis Anda.

8. Gunakan lidah

Anda mungkin bisa menghentikan bersin dengan menggelitik langit-langit mulut dengan lidah.

Setelah melakukannya selama 5 hingga 10 detik, keinginan untuk bersin Anda mungkin hilang.

Metode lidah lain melibatkan menekan lidah Anda dengan keras ke dua gigi depan sampai keinginan untuk bersin Anda berlalu.

Baca juga: 12 Obat Batuk Herbal dari Bahan Makanan Rumahan

9. Pertimbangkan suntikan alergi

Beberapa orang dengan bersin parah atau pilek mungkin ingin menemui ahli alergi.

Alhi alergi mungkin akan menyarankan penggunaan metode yang disebut imunoterapi untuk mengurangi kepekaan terhadap alergen.

Ini bekerja dengan menyuntikkan sejumlah kecil alergen ke dalam tubuh.

Setelah menerima beberapa suntikan dari waktu ke waktu, Anda dapat membangun peningkatan resistensi terhadap alergen.

10. Meningkatkan asupan vitamin C

Dilansir dari Medical News Today, vitamin C adalah antihistamin dan dianggap dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C ada dalam buah jeruk, sayuran tertentu, dan sebagai suplemen.

Dengan meningkatkan jumlah vitamin C dalam makanan, seseorang berpotensi melihat pengurangan bersin dari waktu ke waktu.

11. Minum teh chamomile

Ilustrasi chamomile tea, teh bunga chamomile. PIXABAY/NATALIE_COROT Ilustrasi chamomile tea, teh bunga chamomile.

Sama halnya dengan vitamin C, chamomile memiliki efek anti-histamin.

Untuk membantu mencegah bersin, seseorang dapat minum secangkir teh chamomile setiap hari untuk membantu mengurangi jumlah total histamin dalam tubuh.

Sama halnya dengan vitamin C, chamomile memiliki efek anti-histamin.

Untuk membantu mencegah bersin, seseorang dapat minum secangkir teh chamomile setiap hari untuk membantu mengurangi jumlah total histamin dalam tubuh.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kulit Belang
Kulit Belang
PENYAKIT
Lidah Perih
Lidah Perih
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.