Kompas.com - 21/06/2021, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Air kelapa mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk menghilangkan rasa haus.

Selain rasanya yang segar, air kelapa ternyata juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan.

Melansir dari Healthline, air kelapa mengandung beberapa nutrisi penting yang baik bagi tubuh, seperti serat, karbohidrat, vitamin C, magnesium, dan lain sebagainya.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Susah BAB saat Hamil

Tak hanya itu, air kelapa pun sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa memiliki beberapa efek positif terhadap ibu hamil.

Berikut beberapa manfaat air kelapa bagi kesehatan ibu hamil.

1. Menghidrasi

Kadar air dalam air kelapa kira-kira 95 persen.

Oleh karena itu air kelapa bisa menjadi pilihan selama kehamilan karena dapat menghidrasi dan menyediakan elektrolit untuk ibu hamil.

Meskipun setara dengan air putih, air kelapa memiliki rasa yang nikmat sehingga bisa menjadi pilihan ketika Anda bosan mengonsumsi air putih.

Baca juga: 5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil

2. Mengganti elektrolit

Salah satu hal yang mungkin dikeluhkan oleh ibu hamil adalah morning sickness, yakni rasa mual dan muntah pada pagi hari.

Ketika mual dan muntah ini terjadi, seseorang kemungkinan mengalami penurunan elektrolit dalam tubuh.

Bahkan, dalam beberapa kasus, ibu hamil bisa mengalami hiperemesis gravidarum, yakni mual dan muntah secara berlebihan ketika hamil.

Pada kondisi ini, ibu hamil akan membutuhkan elektrolit tambahan karena mual dan muntah yang dialaminya.

Air kelapa pun menjadi salah satu solusinya karena mengandung beberapa elektrolit, seperti kalium, natrium, dan magnesium.

Baca juga: 10 Vitamin dan Mineral Penting untuk Ibu Hamil

3. Menenangkan refluks asam lambung

Maag juga terkadang berkaitan dengan kehamilan.

Saat janin terus tumbuh dan progesteron mengendurkan katup perut, asam lambung dapat naik ke kerongkongan.

Meskipun belum ada bukti ilmiah, tetapi banyak wanita percaya bahwa menyeruput air kelapa dapat menenangkan refluks lambung.

4. Mengandung nutrisi yang baik untuk janin

Air kelapa mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk kalsium, kalium, dan magnesium.

Ketiga nutrisi ini sangat baik untuk pertumbuhan janin di perut.

Studi berjudul “Effect of Magnesium Supplement on Pregnancy Outcomes: A Randomized Control Trial” menunjukkan bahwa magnesium dapat menurunkan risiko bayi terkena preeklamsia dan menurunkan risiko bayi lahir dengan berat badan kurang.

Baca juga: Apakah Bisa Hamil Jika Berhubungan Seks Sehari Sebelum Haid?

Selain itu, kalsium berperan penting dalam pertumbuhan tulang bayi.

Namun, perlu diingat bahwa air kelapa bukanlah sumber nutrisi mikro untuk kehamilan.

Ibu hamil tetap harus mengonsumsi makanan padat nutrisi yang kaya akan nutrisi mikro dan makro yang dibutuhkan untuk kesehatan janin dan ibu.

5. Menurunkan tekanan darah

Air kelapa juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Air kelapa mengandung potasium, yakni nutrisi yang berkontribusi untuk mengatur aliran darah dan tekanan darah.

Studi kecil pada tahun 2005 berjudul “The control of hypertension by use of coconut water and mauby: two tropical food drinks” menemukan bahwa minum air kelapa selama 2 minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada 71 persen peserta.

Baca juga: 10 Penyebab Telat Haid, Tak Selalu Hamil

Meski demikian, air kelapa tidak bisa digunakan untuk pengganti pengobatan tekanan darah yang diresepkan oleh dokter.

Perlu konsultasi dengan dokter untuk mencari pengobatan terbaik.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.