Kompas.com - 03/08/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi tekanan darah tinggi SHUTTERSTOCKIlustrasi tekanan darah tinggi

KOMPAS.com - Besarnya tekanan darah bisa berubah-ubah sepanjang waktu sebagai respons dari suasana hati, aktivitas, sampai posisi tubuh.

Melansir NHS, tekanan darah adalah ukuran kekuatan jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh.

Besar kecilnya tekanan darah diukur dengan alat tensimeter. Satuan pengukuran tekanan darah yakni milimeter air raksa atau mmHg.

Baca juga: 11 Penyebab Tekanan Darah Naik Mendadak yang Kerap Tidak Disadari

Ada dua jenis tekanan darah yang diukur, yakni sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Dan diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat di antara detak.

Sebagai panduan umum, hasil pengukuran tensi:

Ada beberapa faktor yang memengaruhi besarnya tekanan darah seseorang. Melansir Suntech Medical, berikut beberapa di antaranya:

1. Manset tensimeter terlalu kecil

Penelitian menunjukkan, manset alat pengukur tekanan darah yang terlalu kecil dapat membuat hasil pengukuran tekanan darah sistolik naik sekitar 10-40 mmHg.

Sebelum menggunakan alat tensimeter, setiap orang perlu memastikan ukuran manset yang digunakan sesuai dengan lingkar lengan.

2. Manset tensimeter digunakan di atas pakaian

Saat mengukur tekanan darah, pastikan manset alat tensimeter yang digunakan menempel langsung di lengan.

Penggunaan manset alat pengukuran tekanan darah bisa memengaruhi besarnya tekanan darah sistolik antara 10-50 mmHg.

Baca juga: Penyebab Tekanan Darah Naik di Pagi Hari

3. Istirahat

Sebelum mengukur tekanan darah, setiap orang perlu istirahat dulu sekitar 3-5 menit agar hasil pengukurannya lebih akurat.

Agar lebih rileks, sebelum ditensi upayakan untuk duduk tenang dan bersandar di kursi dan bernapas dalam-dalam.

Aktivitas seperti olahraga, makan, atau banyak bergerak bisa menaikkan tekanan darah sistolik antara 10-20 mmHg.

4. Lengan, punggung, kaki ditopang atau disilangkan

Saat mengukur tekanan darah, pastikan lengan, punggung, dan kaki tidak disilangkan atau ditopang. Usahakan untuk duduk di kursi yang nyaman.

Jika punggung tidak ditopang atau bersandar, hasil pengukuran tekanan darah diastolik bisa naik sampai 6 mmHg.

Menyilangkan kaki juga bisa meningkatkan tekanan darah sistolik antara 2-8 mmHg.

Posisi lengan atas yang di bawah jantung dapat menghasilkan pengukuran tekanan darah yang lebih tinggi.

Sedangkan posisi lengan di atas jantung bisa menghasilkan pengukuran tekanan darah yang lebih rendah.

5. Kondisi emosi tidak stabil

Faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan darah lainnya yakni kondisi emosi atau tingkat stres.

Stres dan kecemasan bisa jadi penyebab tekanan darah naik secara signifikan.

Agar hasil pengukuran tekanan darah lebih akurat, upayakan mengukur tekanan darah dalam kondisi emosi yang stabil.

Baca juga: Panduan Diet Hipertensi untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

6. Bicara

Berbicara saat sedang dilakukan pengukuran tekanan darah juga bisa meningkatkan tekanan darah sistolik antara 10-15 mmHg.

7. Merokok

Produk berbasis tembakau seperti rokok, cerutu, vape, dll. yang mengandung nikotin dapat menjadi penyebab tekanan darah naik.

8. Kedinginan

Tekanan darah cenderung naik saat seseorang kedinginan. Jika Anda mengukur tekanan darah di ruangan yang dingin, besarnya tekanan darah bisa lebih tinggi ketimbang ketika diukur dalam kondisi tidak kedinginan.

Baca juga: 7 Buah untuk Hipertensi yang Baik Dikonsumsi Pengidap Darah Tinggi

9. Kandung kemih penuh

Hasih pengukuran tekanan darah saat kandung kemih kosong dan isis bisa berbeda.

Ketika kandung kemih penuh, tekanan darah sistolik cenderung lebih tinggi sekitar 10-15 mmHg.

10. Alkohol dan kafein

Konsumsi alkohol dan kafein seperti teh, kopi, soda, minuman berenergi bisa membuat tekanan darah naik.

Efek minuman tersebut bisa terbaca alat pengukuran tekanan darah setidaknya 30 menit sejak dikonsumsi.

Dari deretan faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan darah di atas, Anda bisa melihat bahwa perubahan kecil pada tubuh, lingkungan, dan aktivitas bisa berdampak signifikan pada hasil pengukuran tensimeter.

Baca juga: Diet Hipertensi, Ikuti Takaran Garam Per Hari Berikut...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.