Kompas.com - 19/09/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi Penyakit autoimun. Ilustrasi Penyakit autoimun.

KOMPAS.com - Penyakit autoimun adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang tubuhnya sendiri.

Normalnya, sistem kekebalan tubuh berfungsi menjaga tubuh dari serangan organisme asing seperti bakteri atau virus.

Namun, kondisi ini justru melepaskan protein yang disebut antibodi yang menyerang sel-sel sehat.

Baca juga: Dokter: Penderita Autoimun Jangan Asal Konsumsi Multivitamin

Faktor risiko

Penyakit autoimun dapat terjadi dan berkembang pada siapa saja. Namun, terdapat faktor-faktor yang meningkat risikonya.

Mengutip Medical News Today, faktor risiko akan bervariasi sesuai dengan jenis penyakit autoimun. Tetapi, beberapa faktor umumnya meliputi:

  • Genetika atau riwayat keluarga
  • Berjenis kelamin perempuan
  • Memiliki riwayat penyakit autoimun
  • Merokok
  • Terpapar bahan kimia, sinar matahari, atau faktor lingkungan lainnya
  • Menderita infeksi virus atau bakteri
  • Menggunakan obat-obatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti obat simvastatin atau antibiotik

Jenis

Pada dasarnya, belum ada penelitian yang dapat memastikan penyebab dari penyakit ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, melansir Healthline, berikut beberapa jenis penyakit autoimun yang sering terjadi, antara lain:

Baca juga: 14 Jenis Penyakit Autoimun yang Perlu Diwaspadai

  • Penyakit radang usus
  • Diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas
  • Rheumatoid arthritis, sistem kekebalan menyerang sendi
  • Psoriasis, sel kulit berkembang biak terlalu cepat hingga menumpuk dan menyebabkan bercak
  • Multiple sclerosis, kerusakan pada selubung mielin yang memperlambat kecepatan transmisi pesan antara otak, sumsum tulang belakang dengan tubuh
  • Lupus eritematosus sistemik, penyakit kulit karena ruam yang dapat mempengaruhi banyak organ
  • Penyakit Addison, mempengaruhi kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon kortisol, aldosteron, dan androgen
  • Penyakit Graves, gangguan kelenjar tiroid di leher yang menyebabkannya produksi hormo tiroid secara berlebihan
  • Anemia pernisiosa, kekurangan protein dan vitamin B-12

Gejala

Kenyataannya, terdapat lebih dari 80 jenis penyakit yang dapat digolongkan penyakit autoimun.

Berdasarkan Healthline, gejala dari berbagai jenis penyakit autoimun dapat serupa atau memiliki gejala awal yang sama, seperti:

  • Kelelahan
  • Otot terasa pegal
  • Adanya pembengkakan dan kemerahan
  • Demam ringan
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki
  • Rambut rontok
  • Ruam kulit

Baca juga: Apa Penyebab Penyakit Autoimun?

Perlu diketahui bahwa selain yang telah disebutkan di atas, masing-masing penyakit autoimun tetap memiliki gejala spesifik.

Oleh karena itu, jangan tunda melakukan pemeriksaan ke dokter terkait jika Anda mengalami gejala-gejala di atas atau memiliki kekhawatiran terkait jenis penyakit autoimun tertentu.

Komplikasi

Penyakit autoimun dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius, yaitu:

  • Penyakit jantung
  • Depresi
  • Gangguan kecemasan
  • Kerusakan saraf
  • Kerusakan organ, seperti hati atau ginjal

Diagnosis

Selain belum diketahui penyebab pastinya, penyakit autoimun juga menunjukkan gejala yang sulit untuk didiagnosis.

Berdasarkan Medical News Today, berikut jenis pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis penyakit autoimun Anda, meliputi:

  • Peninjauan gejala dan pemeriksaan fisik
  • Tes Antinuclear antibody, mengetahui aktivitas antibodi yang menyerang tubuh
  • Tes autoantibodi, mendeteksi karakteristik antibodi dalam tubuh
  • Tes darah lengkap, menghitung jumlah sel darah merah dan sel darah putih
  • Tes C-Reactive protein, mendeteksi peradangan dalam tubuh
  • Tes sedimentasi eritrosit, mengetahui tingkat keparahan peradangan yang terjadi di dalam tubuh

Baca juga: Mengenal Tiroiditis Hashimoto, Penyakit Autoimun Tiroid

Perawatan

Pengobatan yang dilakukan tidak dapat menyembuhkan penyakit autoimun.

Pengobatan umumnya bertujuan untuk mengontrol dan mengurangi rasa sakit akibat gejala, serta mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.

Berikut beberapa metode penanganan penyakit autoimun yang dapat dilakukan menurut Medical News Today, meliputi:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), mengatasi nyeri
  • Obat kortikosteroid, menghambat perkembangan penyakit dan memelihara fungsi organ tubuh
  • Obat anti-TNF, mencegah peradangan akibat penyakit autoimun
  • Terapi pengganti hormon, misalnya pemberian suntik insulin atau hormon tiroid

Pencegahan

Dilansir dari Healthline, beberapa upaya di bawah ini dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit autoimun, antara lain:

  • Olahraga teratur
  • Berhenti merokok
  • Menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Menggunakan alat pelindung ketika bekerja, agar terhindar dari paparan bahan kimia
  • Menjaga kebersihan tubuh agar terhindar infeksi virus dan bakteri
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Diseksi Aorta
Diseksi Aorta
PENYAKIT
Kurap
Kurap
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.