Kompas.com - 21/10/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah. SHUTTERSTOCK/solar22Ilustrasi sel darah merah normal dan anemia atau kekurangan sel darah merah.

KOMPAS.com - Anemia merupakan keluhan umum yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang atau tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen dan menunjukan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Kenali Gejala Anemia yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung Mendadak

Penyebab

Berdasarkan Medical News Today, berikut adalah 3 faktor utama yang menyebabkan anemia, meliputi:

  • Kurangnya produksi sel darah merah
  • Kehilangan darah yang berlebihan
  • Hancurnya sel darah merah dengan cepat

Jenis

Berikut jenis-jenis anemia yang dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya, yaitu:

  • Anemia defisiensi B12 dan folat
    Kekurangan sel darah merah akibat kadar vitamin B12 dan B9 yang tidak memadai
  • Anemia aplastik
    Sumsum tulang belakang kesulitan dalam memproduksi sel darah merah
  • Anemia sel sabit
    Kelainan genetik yang menyebabkan gangguan sel darah merah
  • Anemia hemolitik
    Terjadi akibat penghancuran sel darah merah yang lebih cepat dibanding pembentukannya
  • Anemia pernisiosa
    Tubuh tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan memadai
  • Anemia defisiensi besi
    Tubuh memiliki kadar zat besi di bawah batas normal

Faktor risiko

Mengutip Mayo Clinic, faktor-faktor berikut dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, antara lain:

Baca juga: Anemia: Gejala dan Cara Mengatasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Riwayat keluarga
  • Lansia atau berusia di atas 65 tahun
  • Dalam masa menstruasi
  • Sedang hamil atau melahirkan
  • Diet yang rendah vitamin, mineral, dan zat besi
  • Penggunaan obat tertentu seperti ibuprofen secara teratur
  • Memiliki gangguan usus yang mempengaruhi penyerapan nutrisi
  • Kehilangan darah akibat operasi atau cedera
  • Memiliki penyakit kronis, seperti AIDS, diabetes, atau kanker
  • Riwayat infeksi tertentu, penyakit darah, dan gangguan autoimun
  • Mengonsumsi alkohol
  • Paparan bahan kimia beracun

Gejala

Pada dasarnya, gejala yang muncul akan sangat bergantung dengan jenis anemia yang Anda miliki.

Namun, dilansir dari Medical News Today, berikut gejala umum anemia yang perlu Anda ketahui:

  • Kulit pucat
  • Detak jantung yang cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Pusing

Baca juga: 6 Cara Mencegah Penyakit Anemia

Diagnosis

Melansir Everyday Health, jenis pemeriksaan yang umum digunakan untuk mendiagnosis anemia adalah dengan Complete Blood Count.

Tes darah ini mendeteksi penyebab anemia dengan mengukur kadar zat besi, hematokrit, vitamin B12, dan asam folat dalam darah, serta memeriksa fungsi ginjal.

Namun, dalam beberapa kasus anemia lainnya juga dibutuhkan tahap pemeriksaan lainnya seperti:

  • Endoskopi, mendeteksi pendarahan pada lambung atau usus
  • USG, mendeteksi gangguan menstruasi
  • Pengambilan sampel cairan ketuban, mendeteksi kelainan genetik

Komplikasi

Menurut Mayo Clinic, anemia yang tidak segera diobati dapat menyebabkan komplikasi atau masalah kesehatan lainnya, seperti:

  • Kelelahan yang ekstrem
  • Komplikasi kehamilan seperti kelahiran prematur
  • Masalah jantung
  • Kematian, kehilangan banyak darah dengan cepat dapat menyebabkan anemia kronis yang berakibat fatal

Perawatan

Perawatan bertujuan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dan jumlah oksigen dalam darah.

Baca juga: 5 Bahaya Anemia Jika Tak Diobati

Melansir Medical News Today, berikut beberapa jenis perawatan untuk beberapa jenis anemia, meliputi:

  • Anemia defisiensi B12 dan folat
    Menggunakan suplemen B12 untuk menggantikan vitamin yang hilang dan menerapkan pola makan yang kaya akan serat vitamin B12 dan asam folat.
  • Anemia aplastik
    Melakukan transfusi darah atau transplantasi sumsum tulang.
  • Anemia sel sabit
    Melibatkan terapi oksigen, obat penghilang rasa sakit, cairan intravena, antibiotik, suplemen asam folat, atau transfusi darah.
  • Anemia hemolitik
    Pemberian resep obat imunosupresan dan perawatan infeksi.
  • Anemia pernisiosa
    Pemberian suntikan atau resep suplemen B12.
  • Anemia defisiensi besi
    Meningkatkan asupan zat besi hingga transfusi darah.

Selain itu, dokter juga dapat mengatasi anemia dengan memberikan perawatan pada kondisi medis tertentu yang mendasarinya.

Pencegahan

Menurut Healthline, risiko mengalami anemia dapat Anda kurangi dengan menjaga pola makan yang baik, seperti:

  • Konsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging, roti, kacang-kacangan, atau sayuran hijau
  • Konsumsi makanan kaya vitamin C dan B12
  • Kurangi minum teh atau kopi karena dapat memengaruhi penyerapan zat besi

Baca juga: 8 Makanan Penambah Darah untuk Lawan Anemia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.