Kompas.com - 01/11/2021, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Varises adalah vena yang membesar atau bengkak dan umumnya terlihat berwarna biru atau ungu tua.

Kondisi ini terjadi ketika katup yang rusak di pembuluh darah memungkinkan darah mengalir ke arah yang salah.

Varises dapat menghasilkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, bahkan menyebabkan masalah lainnya yang lebih serius.

Baca juga: Varises Vagina: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Penyebab

Menurut Mayo Clinic, varises dapat terjadi akibat katup yang lemah atau rusak.

Arteri membawa darah dari jantung ke seluruh jaringan, dan vena mengembalikan darah dari seluruh tubuh ke jantung, sehingga darah dapat disirkulasikan kembali.

Pembuluh darah di kaki harus bekerja melawan gravitasi untuk mengembalikan darah ke jantung Anda.

Kontraksi otot di kaki bagian bawah bertindak sebagai pompa dan dinding vena membantu darah kembali ke jantung.

Katup kecil di pembuluh darah Anda akan terbuka saat darah mengalir ke jantung, kemudian menutup untuk menghentikan darah mengalir ke belakang.

Jika katup tersebut lemah atau rusak, darah dapat mengalir ke belakang dan menggenang di dalam vena yang menyebabkan vena menjadi meregang, terpuntir, atau bengkak.

Faktor risiko

Berdasarkan Medical News Today, risiko Anda mengalami varises akan semakin tinggi jika memiliki faktor-faktor sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga atau genetika
  • Perempuan
  • Menopause
  • Kehamilan
  • Berusia di atas 50 tahun
  • Berdiri terlalu lama
  • Obesitas.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Varises Secara Alami

Gejala

Menurut Mayo Clinic, gejala varises meliputi:

  • Vena yang berwarna ungu tua atau biru
  • Vena yang tampak menonjol
  • Kaki terasa pegal atau berat
  • Terbakar, berdenyut, kram otot, dan bengkak di kaki bagian bawah
  • Nyeri yang memburuk setelah duduk atau berdiri untuk waktu yang lama
  • Gatal di sekitar pembuluh darah
  • Perubahan warna kulit di sekitar varises.

Segera hubungi dokter apabila mengalami gejala di atas, terutama jika varises mengganggu kenyamanan Anda.

Diagnosis

Melansir Medical News Today, jenis-jenis pemeriksaan berikut dapat membantu untuk melakukan diagnosis varises, yaitu:

  • Diskusi gejala dan pemeriksaan fisik, menentukan apakah pasien menderita varises atau tidak
  • Tes Doppler, memeriksa arah aliran dan gumpalan darah atau penghalang yang ada di pembuluh darah
  • Pemindaian ultrasound duplex warna,mengidentifikasi kelainan dan kecepatan aliran pada pembuluh darah

Perawatan

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa pilihan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi varises, yaitu:

Baca juga: 10 Penyebab Varises, Tak Hanya Duduk Terlalu Lama

  • Operasi, pengangkatan varises berukuran besar
  • Perawatan laser, menutup pembuluh darah yang lebih kecil
  • Ligation and stripping, mengeluarkan vena menggunakan kawat tipis dan fleksibel
  • Skleroterapi, menutup bagian pembuluh darah yang mengalami varises
  • Ablasi frekuensi radio, berguna untuk memanaskan vena yang menyebabkan dindingnya runtuh dan secara efektif menutupnya
  • Transilluminator endoskopi, mengangkat vena yang bermasalah.

Komplikasi

Jika tidak ditangani, varises dapat menyebabkan beberapa komplikasi berupa:

  • Bisul, ulkus menyakitkan yang dapat terbentuk pada kulit di dekat varises, terutama di pergelangan kaki
  • Gumpalan darah, kaki yang mengalami varises dapat menjadi sakit dan bengkak akibat gumpalan atau bekuan darah
  • Pendarahan, pembuluh darah yang dekat dengan kulit dapat pecah dan menyebabkan pendarahan

Pencegahan

Mengutip Mayo Clinic, Anda dapat mencegah terjadinya varises dengan cara sebagai berikut:

  • Olahraga dengan rutin
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Menjaga pola makan dengan baik, terutama makanan tinggi serat dan rendah garam
  • Menghindari penggunaan sepatu hak tinggi dan kaos kaki yang ketat
  • Mengubah posisi duduk atau berdiri Anda secara teratur.

Baca juga: Varises: Penyebab, Pencegahan, hingga Cara Mengobatinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.