Kompas.com - 12/01/2022, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Bronkitis adalah peradangan pada lapisan saluran bronkial yang membawa udara ke dan dari paru-paru Anda.

Penderita kondisi ini biasanya akan batuk dengan lendir kental yang bisa berubah warna.

Baca juga: 9 Gejala Bronkitis yang Perlu Diwaspadai

Penyebab

Berdasarkan Mayo Clinic, bronkitis disebabkan oleh virus yang sama dengan penyebab influenza.

Kondisi ini umumnya dipicu oleh kebiasaan merokok, paparan polusi udara, debu atau gas beracun di lingkungan.

Faktor risiko

Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko bronkitis meliputi:

  • Perokok aktif maupun pasif
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Paparan iritasi
  • Refluks lambung.

Gejala

Menurut Mayo Clinic, gejala bronkitis meliputi:

Gejala umum

  • Batuk
  • Produksi lendir atau dahak jernih atau berwarna
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Demam dan menggigil
  • Ketidaknyamanan dada.

Gejala bronkitis akut

  • Sakit kepala ringan
  • Nyeri tubuh
  • Batuk selama beberapa minggu.

Baca juga: Penyebab Bronkitis dan Cara Mengatasinya

Gejala bronkitis kronis

  • Batuk yang berlangsung tiga bulan
  • Serangan batuk terjadi berulang selama dua tahun
  • Gejala yang memburuk.

Maka dari itu, menurut Healthline, segera hubungi dokter jika batuk Anda disertai gejala sebagai berikut:

  • Berlangsung lebih dari tiga minggu
  • Membuat Anda kesulitan untuk tidur
  • Disertai dengan demam tinggi atau di atas 38 derajat celcius
  • Menghasilkan darah atau lendir yang berubah warna
  • Disertai dengan mengi atau sesak napas.

Diagnosis

Berdasarkan Mayo Clinic, diagnosis bronkitis dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Rontgen dada untuk menentukan pneumonia atau kondisi lain yang mendasari batuk
  • Tes dahak, mendeteksi tanda-tanda alergi atau penyakit yang dapat dibantu dengan antibiotik
  • Tes fungsi paru, mengukur jumlah udara yang dapat ditampung paru-paru dan seberapa cepat Anda bisa mengeluarkan udara dari paru-paru.

Perawatan

Pada dasarnya, sebagian besar kasus bronkitis akut membaik dalam beberapa minggu tanpa pengobatan.

Baca juga: Beda Bronkitis Akut dan Kronis

Dilansir dari Mayo Clinic, pilihan perawatan untuk mengatasi bronkitis meliputi:

  • Antibiotik jika dicurigai terdapat infeksi bakteri
  • Obat batuk untuk membantu Anda bisa tidur di malam hari
  • Rekomendasi inhaler atau obat untuk alergi, asma, atau penyakit paru obstruktif kronik
  • Rehabilitasi paru untuk melatih pernapasan dan meningkatkan kemampuan untuk berolahraga.

Pencegahan

Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko bronkitis, antara lain:

  • Hindari asap rokok
  • Dapatkan vaksinasi untuk melindungi Anda dari flu
  • Rajin mencuci tangan untuk mengurangi risiko infeksi virus
  • Pakailah masker di tempat umum jika akan berada di antara keramaian atau terpapar debu dan asap.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.