Kompas.com - 19/01/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Karsinoma sel skuamosa (SCC) adalah bentuk paling umum kedua dari kanker kulit.

Masalah kulit ini biasanya ditemukan di area tubuh yang rusak oleh sinar UV dari matahari atau tanning bed.

Kulit yang terpapar sinar matahari meliputi kepala, leher, dada, punggung atas, telinga, bibir, lengan, kaki, dan tangan.

Baca juga: Waspada, Paparan Sinar UV dari Matahari Bisa Picu Kanker Kulit

SCC juga dapat terbentuk di area seperti selaput lendir dan alat kelamin.

Penyebab

Paparan sinar ultraviolet (UV) memengaruhi sel-sel di lapisan tengah dan luar kulit dan dapat menyebabkan mereka membuat terlalu banyak sel dan tidak mati sebagaimana mestinya.

Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel ini di luar kendali, yang dapat menyebabkan karsinoma sel skuamosa.

Hal-hal lain juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan berlebih semacam ini, seperti kondisi yang memengaruhi sistem kekebalan.

Hal-hal tertentu membuat seseorang lebih mungkin mengembangkan SCC:

  • Usia yang lebih tua
  • Pria
  • berkulit putih
  • Mata biru, hijau, atau abu-abu
  • Rambut pirang atau merah
  • Habiskan waktu di luar, terkena sinar UV matahari
  • Riwayat terbakar sinar matahari, bintik-bintik prakanker pada kulit atau kanker kulit
  • Tempat tidur penyamakan dan bohlam
  • Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia seperti arsenik di dalam air
  • Penyakit Bowen, HPV, HIV, atau AIDS
  • Terkena radiasi
  • Kondisi DNA yang diwariskan
  • Sistem kekebalan tubuh melemah.

Baca juga: Dokter Sebut Ubah Warna Kulit Jadi Putih Bisa Picu Kanker Kulit

Gejala

Tanda dan gejala SCC adalah perubahan kulit seperti:

  • Benjolan yang kasar serta dapat mengeras dan berdarah
  • Luka yang tidak kunjung sembuh, atau luka yang sembuh lalu kembali lagi
  • Sepotong kulit yang rata, bersisik dan merah
  • Pertumbuhan prakanker yang disebut actinic keratosis, yaitu benjolan atau benjolan yang terasa kering, gatal, bersisik, atau berubah warna
  • Lesi kulit prakanker yang disebut actinic cheilitis, yang terjadi terutama di bibir bawah Jaringan menjadi pucat, kering, dan pecah-pecah
  • Kondisi prakanker yang disebut leukoplakia, kondisi bintik-bintik putih berkembang di mulut, di lidah, gusi, atau pip.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis SCC, dokter kulit biasanya akan:

  • Menanyakan riwayat kesehatan
  • Menanyakan riwayat sengatan matahari yang parah atau penyamakan dalam ruangan
  • Menanyakan gejala lain
  • Memberi pemeriksaan fisik untuk memeriksa ukuran, bentuk, warna, dan tekstur benjolan.

Jika dokter menganggap benjolan itu mencurigakan, dokter akan melakukan biopsi kulit untuk pengujian lebih lanjut.

Perawatan

Karsinoma sel skuamosa biasanya dapat diobati dengan operasi kecil.

Baca juga: 3 Ciri-ciri Kanker Kulit sesuai Jenis yang Paling Umum

Bergantung pada ukuran dan lokasi SCC, dokter dapat memilih teknik yang berbeda untuk menghilangkannya.

Untuk kanker kulit kecil, perawatan bisa meliputi:

  • Kuretase dan electrodessication (C dan E)
  • Terapi laser
  • Terapi fotodinamik
  • Cryosurgery.

Untuk kanker kulit yang lebih besar, perawatannya ialah:

  • Eksisi
  • Bedah Mohs
  • Terapi radiasi superfisial.

Untuk kanker yang menyebar di luar kulit, perawatannya antara lain:

  • Operasi kelenjar getah bening
  • Kemoterapi topikal
  • Perawatan obat yang ditargetkan
  • Laser ablatif dan nonablatif, atau pengelupasan kimia.

Buat janji dengan dokter jika memiliki luka atau koreng yang tidak sembuh-sembuh dalam waktu sekitar dua bulan atau bagian datar dari kulit bersisik yang tidak kunjung hilang.

Komplikasi

Jika tidak diobati, karsinoma sel skuamosa dapat menyebar dan merusak jaringan atau organ yang sehat.

Baca juga: Kanker Kulit Melanoma: Jenis, Gejala, Penyebab, Cara Menyembuhkan

Dalam kasus yang jarang terjadi, itu bisa mengancam jiwa, seperti:

  • Kankernya besar atau sangat dalam
  • Kanker melibatkan selaput lendir, seperti bibir
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah karena kondisi tertentu, seperti beberapa jenis leukemia.

Pencegahan

Melansir Cleveland Clinic, berikut beberapa tips untuk mencegah karsinoma sel skuamosa dan kanker kulit lainnya:

  • Hindari berada di bawah sinar matahari dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore
  • Hindari tanning bed
  • Gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF 15 atau lebih tinggi setiap hari
  • Lakukan pemeriksaan kulit sendiri sekitar sebulan sekali, dan temui dokter kulit sekitar satu kali setahun untuk pemeriksaan kulit profesional
  • Jika ada perubahan kulit, periksa sesegera mungkin oleh penyedia layanan kesehatan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.