Kompas.com - 02/11/2020, 15:02 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

Otak merespons dengan mempersempit saluran udara kecil di paru-paru, yang memicu gejala asma.

Terkadang, seseorang mungkin menghirup asam lambung ke paru-parunya. Hal ini dapat mengiritasi saluran udara dan dapat menyebabkan kesulitan bernapas, batuk, dan dada sesak.

Kunci untuk mengobati asma terkait GERD adalah mengobati refluks asam.

Perawatan yang bisa dilakukan, termasuk:

  • Obat bebas (misalnya Pepcid A-C)
  • Makan lima atau enam porsi kecil sehari daripada tiga kali makan besar
  • Mengenakan pakaian longgar di sekitar pinggang
  • Menghindari berbaring dalam waktu 3 jam setelah makan
  • Berhenti merokok

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

Orang dengan GERD juga dapat memilih untuk mengurangi atau menghindari makanan berikut karena dapat memicu refluks asam::

  • Gorengan dan makanan berlemak
  • Alkohol
  • Minuman berkafein
  • Cokelat
  • Permen
  • Jeruk dan buah sejenis lainnya
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Produk berbahan tomat
  • Makanan pedas

5. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Penyebab Sesak Napas Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai
Mengenal beragam penyebab sesak napas setelah makan baik sebagai bagian dari upaya menghindari kondisi yang tidak menyenangkan dan bisa berbahaya ini.
Bagikan artikel ini melalui

Melansir Very Well Health, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit paru progresif yang menyulitkan tubuh untuk mengeluarkan udara masuk dan keluar dari paru-paru.

Orang dengan PPOK mungkin mengalami sesak napas yang mengakibatkan penurunan tingkat energi. Ini dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi sulit.

Karena pernapasan dan pencernaan membutuhkan banyak energi, beberapa orang dengan PPOK mungkin menjadi sesak setelah makan.

Baca juga: Kanker Paru-paru: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Gejala umum PPOKlainnya termasuk:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.