Kompas.com - 09/12/2020, 08:05 WIB
Ilustrasi alpukat. SHUTTERSTOCKIlustrasi alpukat.

Lemak omega-3 rantai panjangnya bermanfaat melawan penyakit jantung, peradangan dan kolitis ulserativa, di antara banyak penyakit lainnya.

Studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada 2001 dan Experimental Dermatology pada 2011, menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 juga dapat melindungi dari peradangan dan kerusakan yang terjadi selama paparan sinar matahari.

Salmon, salah satu jenis ikan berlemak yang paling populer, memiliki komponen tambahan yang dapat membuat kulit terlihat lebih muda.

Salmon mengandung antioksidan karotenoid yang disebut astaxanthin, yang bertanggung jawab atas warna merah muda salmon.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada 2014, mengungkap orang dengan kulit rusak akibat sinar matahari yang diberi kombinasi astaxanthin dan kolagen selama 12 minggu mengalami peningkatan yang signifikan dalam elastisitas dan hidrasi kulit.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

4. Cokelat hitam atau kakao

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kandungan antioksidan dalam coklat hitam terbukti luar biasa. Kadarnya bahkan dilaporkan lebih kuat dari buah beri, seperti blueberry dan cranberry.

Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dapat mengurangi tekanan darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan meningkatkan fungsi arteri, termasuk elastisitas.

Menurut sebuat studi yang diterbitkan jurnal Circulation pada 2007, cokelat mengandung antioksidan yang disebut flavanol, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Namun, jumlah flavanol dapat bervariasi secara signifikan di antara berbagai jenis cokelat.

Sementara itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Drugs in Dermatology pada 2009, menunjukkan bahwa cokelat hitam flavanol tinggi dapat menggandakan jumlah waktu orang bisa bertahan di bawah sinar matahari sebelum berubah merah. Ini tidak terjadi pada orang yang makan cokelat dengan lebih sedikit flavanol.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Polifenol Tinggi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

Health
7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

Health
Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.