Kompas.com - 08/03/2022, 12:00 WIB
  • Kekakuan otot
  • Penurunan kesadaran
  • Jatuh ke lantai
  • Menangis
  • Rintihan
  • Menggigit lidah atau bagian dalam pipi
  • Sulit bernafas
  • Gerakan menyentak cepat
  • Kedutan wajah
  • Gangguan kontrol kandung kemih atau usus.

Kejang GTC dapat berlangsung 1 hingga 3 menit.

2. Kejang tonik

Kejang tonik hanya menyebabkan kekakuan otot, yang sesekali terjadi selama tidur dan melibatkan otot tubuh bagian:

  • Punggung
  • Kaki
  • Lengan.

Kejang tonik dapat menyebabkan orang jatuh, jika sedang berdiri atau berjalan saat kejang terjadi.

Baca juga: Kejang pada Anak: Penyebab, Pertolongan Pertama, Kapan Perlu Waspada

3. Kejang klonik

Kejang ini hanya melibatkan sentakan otot berulang atau gerakan klonik.

4. Kejang absen

Kejang absen (kejang petit mal) sering disalahartikan sebagai lamunan.

Kejang absen lebih sering terjadi pada anak-anak dari pada pada bayi atau orang dewasa.

Kejang absen dibedakan dalam 2 jenis:

  • Kejang absen yang khas

Kejang ini menyebabkan gejala tiba-tiba seperti tatapan kosong. Biasanya berlangsung kurang dari 10 detik.

  • Kejang absen atipikal

Kejang ini menyebabkan gejala yang berkembang secara perlahan, antara lain tatapan kosong, kedipan mata, gerakan tangan, dan kelopak mata berkibar.

Biasanya berlangsung 20 detik atau lebih dan sering menjadi bagian dari sindrom epilepsi perkembangan saraf.

Baca juga: Kejang Demam

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.