Kompas.com - 11/01/2022, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Kelamin ganda atau ambiguous genetalia adalah kondisi langka ketika alat kelamin luar bayi tidak tampak jelas sebagai laki-laki atau perempuan.

Alat kelamin bayi dengan kondisi ini mungkin tidak berkembang sempurna atau memiliki karakteristik dari kedua jenis kelamin.

Oleh karena itu, kelamin ganda terjadi akibat gangguan perkembangan organ seks.

Baca juga: Kenali Apa Itu Hipospadia, Kelainan Penis Bawaan Lahir

Penyebab

Melansir Mayo Clinic, kelamin ganda terjadi ketika terdapat kelainan hormon selama kehamilan yang mengganggu perkembangan organ seks janin.

Pada akhirnya, gangguan tersebut mengakibatkan ketidaksesuaian antara penampilan alat kelamin luar dan organ seks internal atau jenis kelamin genetik.

Berikut beberapa faktor kemungkinan penyebab kelamin ganda:

Perempuan

  • Hiperplasia adrenal kongenital yang menyebabkan kelenjar adrenal memproduksi hormon pria atau androgen secara berlebihan
  • Paparan prenatal terhadap hormon pria melalui obat-obatan tertentu yang mengandung atau merangsang produksi hormon pria pada wanita hamil.

Laki-laki

  • Perkembangan testis terganggu karena kelainan genetik atau penyebab yang tidak diketahui
  • Sindrom insensitivitas androgen yaitu jaringan genital tidak merespon secara normal terhadap hormon pria yang dibuat oleh testis
  • Kelainan pada testis atau testosteron
  • Gangguan produksi hormon pria normal akibat enzim tertentu.

Faktor risiko

Berdasarkan Mayo Clinic, risiko kelamin ganda akan semakin tinggi dengan faktor-faktor sebagai berikut:

Baca juga: Hipospadia

  • Genetik
  • Kelainan kelamin
  • Perkembangan fisik yang tidak normal selama masa pubertas
  • Hiperplasia adrenal kongenital yaitu sekelompok kelainan genetik bawaan yang mempengaruhi kelenjar adrenal.

Jika keluarga Anda memiliki riwayat faktor risiko ini, pertimbangkan untuk mencari nasihat medis sebelum mencoba untuk hamil.

Anda juga dapat mengambil manfaat dari konseling genetik.

Gejala

Gejala kelamin ganda umumnya akan dikenali oleh dokter saat bayi lahir, meskipun juga dapat dicurigai sebelum lahir.

Berdasarkan Mayo Clinic, gejala kelamin ganda mencakup:

Bayi yang secara genetik perempuan

  • Klitoris yang membesar dan mungkin menyerupai penis
  • Labia tertutup atau labia memiliki lipatan yang menyerupai skrotum
  • Benjolan yang terasa seperti testis di labia yang menyatu.

Bayi yang secara genetik laki-laki

  • Uretra tidak sepenuhnya memanjang ke ujung penis
  • Penis kecil yang tidak normal dengan lubang uretra lebih dekat ke skrotum
  • Tidak adanya satu atau kedua testis di tempat yang tampak seperti skrotum
  • Testis tidak turun dan skrotum kosong yang terlihat seperti labia.

Baca juga: 5 Penyebab Hipospadia, Kelainan Penis Bawaan Lahir yang Bisa Terjadi

Diagnosis

Kondisi ini umumnya didiagnosis saat lahir atau segera setelahnya. Berdasarkan Mayo Clinic, diagnosis kelamin ganda meliputi:

Menentukan penyebabnya

Jika bayi Anda lahir dengan alat kelamin ambigu, dokter akan bekerja untuk menentukan penyebab yang mendasarinya.

  • Tes darah untuk mengukur kadar hormon, menganalisis kromosom, menentukan jenis kelamin genetik atau tes untuk kelainan gen tunggal
  • Ultrasonografi panggul dan perut untuk memeriksa testis, rahim, atau vagina yang tidak turun
  • Studi sinar-X untuk membantu memperjelas anatomi
  • Pembedahan invasif minimal mungkin diperlukan untuk mengumpulkan sampel jaringan organ reproduksi bayi.

Menentukan jenis kelamin

Menggunakan informasi yang dikumpulkan dari rangkaian tes, dokter akan menyarankan jenis kelamin untuk bayi Anda.

Saran tersebut didasarkan pada:

  • Penyebab
  • Jenis kelamin genetik
  • Anatomi
  • Potensi reproduksi dan seksual di masa depan
  • Kemungkinan identitas gender dewasa
  • Hasil diskusi dengan Anda sebagai orang tua.

Baca juga: Kapan Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui?

Komplikasi

Kelamin ganda dapat menyebabkan komplikasi seperti:

  • Sulit untuk mendapatkan keturunan
  • Peningkatan risiko jenis kanker tertentu.

Perawatan

Tujuan perawatan adalah untuk memberikan kesejahteraan psikologis dan sosial jangka panjang, serta memungkinkan fungsi seksual dan kesuburan semaksimal mungkin.

Pilihan perawatan kelamin ganda termasuk:

  • Resep obat-obatan hormon untuk membantu memperbaiki atau mengkompensasi ketidakseimbangan hormon
  • Operasi untuk mempertahankan fungsi seksual yang normal dan membentuk alat kelamin terlihat lebih khas
  • Perawatan medis berkelanjutan diperlukan untuk pemantauan komplikasi seperti skrining kanker hingga dewasa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.