Kompas.com - 02/11/2020, 15:02 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

Sementara, hernia hiatus adalah kondisi di mana bagian lambung mencuat ke area dada melalui lubang diafragma (hiatus)

Hernia hiatus dapat menyebabkan sesak napas yang memburuk setelah makan.

Hernia paraesofageal adalah jenis hernia hiatus yang terjadi saat bagian lambung mencuat di samping pipa makanan.

Jika tumbuh terlalu besar, dapat mendorong diafragma dan menekan paru-paru, menyebabkan nyeri dada dan sesak napas.

Gejala ini mungkin lebih buruk setelah makan, karena perut yang kenyang meningkatkan tekanan pada diafragma.

Beberapa hernia paraesofagus tidak memerlukan pengobatan.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Mag dengan Kunyit

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Penyebab Sesak Napas Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai
Mengenal beragam penyebab sesak napas setelah makan baik sebagai bagian dari upaya menghindari kondisi yang tidak menyenangkan dan bisa berbahaya ini.
Bagikan artikel ini melalui

Namun, seseorang mungkin memerlukan pembedahan jika mengalami gejala berikut:

  • Nyeri dada
  • Nyeri di perut bagian tengah atau atas
  • Kesulitan menelan
  • Sakit mag
  • gastroesophageal reflux disease (GERD)

Seorang ahli bedah biasanya akan memperbaiki hernia paraesophageal menggunakan operasi lubang kunci, atau operasi laparoskopi.

Dokter akan menempatkan kamera kecil yang menyala, yang disebut laparoskop, ke dalam pipa makanan (esofagus) untuk melihat dan menggerakkan perut kembali ke posisinya.

Operasi laparoskopi adalah prosedur invasif minimal, dan kebanyakan orang bisa sembuh total dalam waktu 4 minggu.

Baca juga: 3 Gejala Hernia (Turun Berok) yang Perlu Diwaspadai

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.