Kompas.com - 09/11/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi air kelapa SHUTTERSTOCK/Here AsiaIlustrasi air kelapa

KOMPAS.com - Banyak proses tubuh membutuhkan elektrolit.

Melansir Health Line, elektrolit adalah zat yang menghantarkan listrik ketika larut dalam air.

Agar sel, otot dan organ bekerja dengan baik, seseorang membutuhkan cairan dan elektrolit.

Elektrolit dapat membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Kalium Tinggi

Dalam makanan dan minuman, elektrolit hadir dalam bentuk mineral esensial.

Contoh elektrolit meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain mengatur cairan, elektrolit juga memiliki fungsi yang tak bisa dianggap remeh, seperti:

  • Mentransmisikan sinyal saraf dari jantung, otot, dan sel saraf ke sel lain
  • Membangun jaringan baru
  • Mendukung pembekuan darah
  • Menjaga detak jantung dengan merangsang kontraksi otot secara elektrik
  • Menjaga tingkat pH darah
  • Mengatur tingkat cairan dalam plasma darah
  • Makanan kaya elektrolit

Namun, untuk bisa berfungsi dengan baik, rlektrolit harus ada di tubuh dalam kisaran tertentu.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi

Jika kadarnya menjadi terlalu tinggi atau rendah, ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi.

Jika Anda mengalami ketidakseimbangan elektrolit, Anda mungkin akan mengalami beberapa atau semua keluhan ini:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X