Kompas.com - 15/10/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Gigi kecil atau Microdontia merupakan suatu kondisi ketika gigi memiliki ukuran yang sangat kecil atau pendek.

Kondisi ini jarang terjadi pada semua gigi, umumnya hanya terdapat satu atau dua gigi yang berukuran kecil.

Meskipun begitu, gigi kecil umumnya dapat terkait dengan berbagai kondisi genetik tertentu.

Baca juga: Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Tipe

Melansir Healthline, terdapat beberapa jenis atau tipe gigi kecil, meliputi:

  • True generalised microdontia, jenis gigi kecil paling langka yaitu semua gigi tampak seragam lebih kecil dari rata-rata
  • Relative generalised microdontia, gigi tampak kecil karena ukuran rahang yang besar atau menonjol
  • Localised microdontia, merupakan jenis gigi kecil paling umum. Gigi dapat terlihat kecil akibat akar atau mahkota gigi yang sangat kecil.

Penyebab

Seperti yang sudah disebutkan, gigi kecil dapat terkait dengan genetik.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sangat jarang gigi kecil terjadi pada seseorang yang tidak memiliki sindrom tertentu.

Oleh karena itu, berikut kondisi yang dapat menyebabkan gigi kecil meliputi:

  • Pengobatan kanker seperti kemoterapi atau radioterapi
  • Bibir sumbing
  • Down syndrome
  • Pituitary Dwarfism
  • Ectodermal Dysplasias
  • Fanconi anaemia

Baca juga: Cara Merawat Gigi Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala

Berdasarkan Healthline, gigi kecil memiliki gejala seperti:

  • Gigi memiliki celah yang lebar dengan gigi lainnya
  • Mengalami rasa sakit pada rahang atau gigi
  • Kerusakan pada gigi seperti berlubang atau bengkok

Meskipun tidak semua gigi kecil perlu diperbaiki, segera temui dokter gigi Anda untuk menentukan perawatan yang paling tepat.

Diagnosis

Mengutip Healthline, untuk mengetahui dan memastikan penyebab dari gigi kecil, dokter akan melakukan diagnosis dengan:

  • Pemeriksaan bentuk gigi menggunakan radiografi
  • Tes darah, mendeteksi masalah kesehatan
  • Tes genetik

Perawatan

Gigi kecil dapat mengganggu kenyamanan dan mengurangi rasa percaya diri. Menurut Healthline, terdapat beberapa perawatan yang dapat dilakukan seperti:

  • Veneers, untuk memberikan tampilan gigi yang lebih rata
  • Crowns, menutupi seluruh gigi 
  • Composites, mengoleskan bahan resin komposit ke permukaan gigi yang akan mengeras dan menyerupai gigi dengan ukuran normal

Baca juga: Kapan Harus Pergi ke Dokter Gigi Saat Pandemi Covid-19?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.