Kompas.com - 09/12/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Ejakulasi dini merupakan keluhan seksual umum yang terjadi ketika Anda berejakulasi lebih cepat selama berhubungan seksual daripada yang diinginkan.

Pada dasarnya, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali jika ejakulasi dini terjadi dalam waktu yang sering dan berkelanjutan.

Baca juga: Untuk Pria, Kenali 5 Penyebab Ejakulasi Dini dan Cara Mengatasinya

Tipe

Ejakulasi dini dapat diklasifikasikan sebagai:

  • Primer, ejakulasi dini yang terjadi sejak hubungan seksual pertama Anda
  • Sekunder, ejakulasi dini yang berkembang setelah Anda memiliki pengalaman seksual sebelumnya tanpa masalah ejakulasi.

Penyebab

Melansir Cleveland Clinic, ejakulasi dini dapat terjadi akibat berbagai faktor sebagai berikut:

Penyebab fisik

  • Disfungsi ereksi
  • Masalah hormonal dengan kadar oksitosin yang berperan dalam fungsi seksual pada pria
  • Tingkat serotonin atau dopamin otak yang rendah sehingga berpengaruh pada hasrat atau kegembiraan seksual
  • Penis yang sangat sensitif terhadap rangsangan.

Penyebab psikologis

  • Kecemasan atau merasa gugup berlebih
  • Kurang percaya diri
  • Rasa bersalah
  • Terlalu bersemangat untuk berhubungan seks
  • Stres
  • Masalah hubungan dengan pasangan
  • Depresi.

Baca juga: Benarkah Ejakulasi Dini Bikin Pasangan Sulit Hamil?

Gejala

Masalah ejakulasi dini dapat mengganggu kualitas hubungan seksual dengan pasangan maupun saat melakukan masturbasi.

Berdasarkan Mayo Clinic, berikut gejala ejakulasi dini yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Selalu atau hampir selalu ejakulasi dalam satu menit setelah penetrasi
  • Tidak dapat menunda ejakulasi selama berhubungan seksual
  • Merasa tertekan dan frustasi
  • Cenderung menghindari keintiman seksual.

Segera hubungi dokter jika mengalami ejakulasi lebih cepat dari yang Anda inginkan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Diagnosis

Menurut Mayo Clinic, diagnosis pada ejakulasi dini dapat dilakukan dengan jenis pemeriksaan sebagai berikut:

  • Diskusi mengenai kehidupan seks Anda
  • Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan
  • Tes darah atau tes lainnya untuk memeriksa kadar hormon testosteron.

Perawatan 

Melansir Cleveland Clinic, berikut jenis perawatan untuk mengatasi ejakulasi dini, antara lain:

  • Resep obat yang membantu menunda ejakulasi dini
  • Terapi dengan berbagai metode untuk membantu Anda dalam mengendalikan tubuh dan perasaan
  • Konseling dengan ahli untuk mengatasi kondisi emosional atau psikologis yang menyebabkan ejakulasi dini
  • Rekomendasi penggunaan kondom saat berhubungan seksual karena dapat menurunkan sensitivitas penis.

Baca juga: 3 Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

Komplikasi

Mengutip Mayo Clinic, ejakulasi dini dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan pribadi Anda, termasuk:

  • Stres dan masalah hubungan dengan pasangan
  • Masalah kesuburan akibat ejakulasi dini yang dapat mempersulit pembuahan bagi pasangan yang mencoba untuk memiliki bayi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.