Kompas.com - 01/01/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Kanker lidah adalah bentuk kanker yang berawal pada sel-sel di lidah.

Beberapa jenis kanker dapat memengaruhi lidah, tetapi paling sering dimulai pada sel skuamosa tipis dan datar yang melapisi permukaan lidah.

Jenis sel yang terlibat dalam kanker lidah dapat membantu dokter menentukan prognosis dan pengobatan yang harus dilakukan.

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Lidah Stadium Awal

Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker lidah yang paling umum.

Jenis kanker ini terjadi:

  • di permukaan kulit,
  • di lapisan mulut, hidung, laring, tiroid, dan tenggorokan
  • di lapisan saluran pernapasan dan pencernaan.

Semua bagian tubuh ditutupi sel skuamosa.

Gejala utama kanker lidah adalah lidah yang menyakitkan dan terdapat luka di area lidah.

Gejala tambahan dapat termasuk:

  • sakit di rahang atau tenggorokan
  • nyeri saat menelan, merasa seolah terdapat sesuatu yang menyangkut di tenggorokan
  • lidah atau rahang kaku
  • masalah menelan atau mengunyah makanan
  • bercak merah atau putih yang terbentuk pada lapisan mulut atau lidah
  • sariawan yang tidak kunjung sembuh
  • mati rasa di mulut
  • keluar darah di lidah tanpa sebab
  • benjolan di lidah yang tidak kunjung hilang.

Gejala kanker lidah mirip dengan kanker mulut lainnya, dan mungkin juga tidak terlihat pada tahap awal penyakit.

Mungkin orang-orang memiliki beberapa gejala ini tanpa menderita kanker lidah atau jenis kanker mulut lainnya.

Baca juga: Mengenal Gejala dan Penyebab Kanker Lidah

Penyebab

Penyebab kanker lidah tidak diketahui. Namun, perilaku dan kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko, termasuk:

  • merokok atau mengunyah tembakau
  • minum berat
  • terinfeksi human papillomavirus (HPV), penyakit menular seksual mengunyah sirih yang sangat umum di Asia Selatan dan Tenggara
  • riwayat keluarga dengan kanker lidah atau mulut lainnya
  • riwayat pribadi kanker tertentu, seperti kanker sel skuamosa lainnya
  • diet yang buruk (ada beberapa bukti bahwa diet rendah buah dan sayuran meningkatkan risiko semua kanker mulut)
  • kebersihan mulut yang buruk (iritasi terus-menerus dari gigi bergerigi atau gigi palsu yang tidak pas dapat meningkatkan risiko kanker lidah).

Selain itu, kanker lidah juga lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua ketimbang wanita atau mereka yang berusia lebih muda.

Kanker mulut paling sering terjadi pada orang berusia di atas 55 tahun.

Diagnosis

Diagnosis akan dilakukan dengan pemeriksaan sampel jaringan dari lokasi yang diduga kanker.

Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan pemindaian MRI atau CAT untuk menentukan lokasi dan ukuran pertumbuhan.

Pemeriksaan ini juga akan menentukan stadium gangguan (seberapa lanjut mungkin) dan akan membantu menentukan metode dan kecepatan pengobatan.

Baca juga: Kanker

Perawatan

Pengobatan untuk kanker lidah tergantung pada seberapa besar tumor dan seberapa jauh kanker telah menyebar.

Selain itu, penderita mungkin hanya memerlukan satu perawatan atau kombinasi perawatan.

Kanker mulut yang ditemukan lebih awal dan belum menyebar biasanya dapat diobati dengan operasi kecil untuk mengangkat daerah yang terkena.

Tumor yang lebih besar biasanya perlu diangkat dengan operasi yang disebut glosektomi parsial, ketika bagian lidah diangkat.

Jika dokter mengangkat sebagian besar lidah, penderita mungkin akan menjalani operasi rekonstruksi.

Dalam operasi ini, dokter akan mengambil sepotong kulit atau jaringan dari bagian lain tubuh dan menggunakannya untuk membangun kembali lidah.

Glosektomi dan rekonstruksi bertujuan untuk mengangkat kanker dan mencegah kerusakan sesedikit mungkin.

Namun, glosektomi dapat menyebabkan efek samping yang parah, termasuk perubahan cara makan, bernapas, berbicara, dan menelan.

Terapi wicara dapat membantu penyesuaian diri kembali dengan adanya perubahan ini. Terapi bicara juga dapat membantu mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut.

Dokter juga dapat merekomendasikan kemoterapi untuk mengobati kanker dengan kombinasi bersama pembedahan dan/atau radiasi.

Baca juga: Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.