Kompas.com - 12/11/2021, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Tangan menjadi bagian tubuh yang rentan terhadap cedera.

Salah satu cedera pada tangan dapat menyebabkan tulang di dalam pergelangan tangan patah atau retak.

Patah pergelangan tangan dapat terjadi pada satu atau beberapa tulang yang ada di bagian pergelangan tangan.

Baca juga: Patah Tangan

Kondisi ini biasanya terjadi karena cedera ketika seseorang melindungi dirinya saat terjatuh dan gagal sehingga pergelangan tangan menahan beban tubuh.

Patah pergelangan tangan merupakan kondisi menyakitkan dan disertai pembengkakan pada area tangan yang cedera.

Gejala

Merangkum American Society for Surgery of the Hand dan National Health Service, berikut beberapa gejala yang muncul pada patah pergelangan tangan:

  • Nyeri yang sangat berat, terutama saat mencoba menggerakkan pergelangan tangan
  • Pembengkakan dan memar di area pergelangan tangan
  • Deformitas, yaitu perubahan bentuk atau ukuran pada pergelangan tangan, misalnya tampak bengkok
  • Sulit menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jari tangan
  • Sensasi kesemutan atau mati rasa pada lengan atau pergelangan tangan yang terkena
  • Rasa lemah atau pusing akibat nyeri yang muncul
  • Perdarahan akibat patah tulang menembus kulit.

Penyebab

Dirangkum dari OrthoInfo dan Mayo Clinic, patah pergelangan tangan dapat terjadi karena benturan keras atau cedera langsung pada tangan dan lengan.

Patah pergelangan tangan umumnya disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:

  • Jatuh

Jatuh dengan posisi lengan terentang atau tangan tertimpa oleh tubuh menjadi penyebab paling umum dari patah pergelangan tangan.

Baca juga: Patah Tulang Pinggul

  • Cedera olahraga

Olahraga yang melibatkan kontak fisik atau memiliki risiko bagi pemainnya untuk jatuh juga dapat menyebabkan patah pergelangan tangan, misalnya ice skating.

  • Kecelakaan lalu lintas

Kecelakaan kendaraan bermotor dapat menyebabkan benturan atau hantaman keras yang dapat mematahkan tulang pada pergelangan tangan.

Patah pergelangan tangan akibat kecelakaan sering kali memerlukan penanganan melalui prosedur operasi.

Faktor risiko

Menurut Mayo Clinic, terdapat beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang mengalami patah pergelangan tangan, yaitu:

  • Menderita osteoporosis
  • Kesehatan tulang yang buruk karena kekurangan vitamin D dan kalsium, serta memiliki kebiasaan merokok
  • Melakukan olahraga kontak fisik atau aktivitas yang meningkatkan risiko jatuh, seperti sepak bola, ice skating, hoki, dan berkuda.

Diagnosis

Merangkum Mayo Clinic dan American Society for Surgery of the Hand, berikut beberapa metode yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis patah pergelangan tangan:

Baca juga: Patah Tulang Selangka

  1. Pemeriksaan pada lengan dan pergelangan tangan yang cedera dengan bantuan rontgen, untuk memastikan apakah ada tulang yang patah
  2. CT scan, dapat menemukan patah tulang yang mungkin tidak terlihat dengan rontgen
  3. MRI, menggunakan gelombang radio dan magnet berkekuatan tinggi untuk menghasilkan gambaran detail dari tulang dan jaringan lunak di sekitarnya

Perawatan

Dikutip dari Mayo Clinic, penanganan patah pergelangan tangan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera, usia, dan kondisi kesehatan penderita.

Pada kasus yang tidak terlalu parah, dokter mungkin akan melakukan tindakan nonbedah yang disebut reduksi tertutup.

Pada prosedur ini dokter melakukan manipulasi untuk mengembalikan posisi tulang yang patah.

Penderita tetap memerlukan anestesi lokal agar tidak merasa sakit saat menjalani prosedur ini.

Selain itu, terdapat beberapa metode lain untuk menangani patah pergelangan tangan, di antaranya:

  • Imobilisasi

Membatasi pergerakan tulang yang patah pada pergelangan tangan merupakan hal yang pertama yang dilakukan dalam proses penyembuhan.

Untuk melakukan hal ini, dokter akan menyarankan penderita untuk memasang belat atau gips.

Baca juga: Patah Kaki

Penderita juga disarankan untuk menjaga posisi tangan lebih tinggi dari posisi jantung untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.

  • Obat-obatan

Untuk mengurangi rasa sakit, dokter mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri, seperti paracetamol, ibuprofen, dan naproxen.

Jika penderita merasakan nyeri hebat, dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri opioid, seperti kodein.

Pada patah tulang yang menembus kulit (patah tulang terbuka), dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi pada tulang.

  • Rehabilitasi

Setelah belat atau gips dilepas, penderita disarankan untuk melakukan latihan rehabilitasi atau terapi fisik.

Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi kekakuan dan mengembalikan jangkauan gerak pada pergelangan tangan.

Meskipun rehabilitasi dapat membantu, tetapi umumnya diperlukan sekitar beberapa bulan atau lebih untuk penyembuhan yang sempurna.

  • Pembedahan dan prosedur lain

Pembedahan dilakukan untuk menanamkan pin, piringan, batang, atau sekrup agar tulang berada di posisi yang seharusnya selama proses penyembuhan.

Baca juga: Patah Tulang

Prosedur ini juga diperlukan jika penderita mengalami kondisi berikut:

  1. Patah tulang terbuka
  2. Patah tulang tidak stabil, yaitu potongan tulang bergeser atau bergerak sebelum sembuh sempurna
  3. Fragmen tulang dapat masuk ke persendian
  4. Patah tulang menyebabkan kerusakan atau cedera pada ligamen, saraf, atau pembuluh darah di sekitarnya
  5. Patah tulang yang memengaruhi persendian.

Komplikasi

Merangkum WebMD dan Mayo Clinic, patah pergelangan tangan yang tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan beberapa komplikasi berikut:

  • Kekakuan yang berkelanjutan atau nyeri kronis, hingga kelumpuhan
  • Osteoarthritis
  • Sindrom kompartemen, yaitu kondisi yang terjadi ketika tekanan di dalam kompartemen otot mengalami peningkatan
  • Carpal tunnel syndrome, yaitu kondisi yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan nyeri pada tangan akibat saraf pergelangan tangan yang terhimpit
  • Kerusakan saraf atau pembuluh darah

Pencegahan

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko yang dapat menyebabkan patah tulang pergelangan tangan:

  • Membangun kekuatan tulang, dengan cara:
  1. Konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D
  2. Lakukan olahraga dengan intensitas yang cukup, serta dapat melatih keseimbangan dan menahan beban, seperti jogging dan jalan cepat
  3. Berhenti merokok.

Baca juga: Mengenal Penyebab dan Metode Pengobatan Fraktur Penis (Penis Patah)

  • Mencegah terjatuh, dengan cara:
  1. Gunakan alas kaki yang nyaman, sesuai dengan ukuran kaki, dan sesuai dengan aktivitas yang dilakukan
  2. Pastikan tidak ada benda yang berserakan di lintasan jalan karena dapat menyebabkan kaki tersandung
  3. Pastikan penerangan di ruangan atau rumah memadai
  4. Lakukan pemeriksaan mata secara rutin
  5. Pastikan tangga memiliki pegangan
  6. Hindari berjalan pada permukaan yang licin
  7. Jika diperlukan, pasang pegangan di kamar mandi agar tidak terpeleset.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.